Cuaca Ekstrem, Warga Gorontalo Diminta Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 09:53 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
GORONTALO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Provinsi Gorontalo untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi kapan saja.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo Naufal Pramudya Irawan di Gorontalo, Rabu (7/5), mengatakan contoh bencana hidrometeorologi adalah fenomena angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Gorontalo pada Senin, 5 Mei yang lalu.
"Nah, untuk penyebab dari kejadian tersebut atau fenomena tersebut karena bahwa kita di Provinsi Gorontalo memasuki fase atau masa peralihan atau kita sering sebutnya dengan pancaroba," ucap Naufal.
Ia menjelaskan, saat ini penyinaran matahari lebih masif daripada sebelumnya, kemudian kelembapan udara. Jadi kata dia, pada fase-fase saat ini sering terjadi atau tumbuhnya awan konvektif atau awan penyebab cuaca ekstrem.
"Jadi, kami imbau kepada warga Gorontalo atau Provinsi Gorontalo lebih waspada terhadap cuaca-cuaca ekstrem atau bencana hidrometeorologi yang terjadi di fase-fase seperti ini," kata dia, lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Naufal mengatakan, beberapa contoh bencana hidrometeorologi yaitu puting beliung, hujan lebat hingga ekstrimem hingga banjir.
"Jadi bencana hidrometeorologi ini yang berkaitan dengan tentang meteorologi yaitu tentang cuaca. Untuk potensinya di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, dan Kabupaten Bone Bolango," ucap dia.
Sebelumnya, pada Senin (5/5) yang lalu, angin puting beliung menerjang empat desa di Kabupaten Gorontalo dan merusak 104 rumah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!