Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Ajukan Dana Rp8 Miliar ke Pusat untuk Revitalisasi Sekolah Rusak

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 20:25 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Ajukan Dana Rp8 Miliar ke Pusat untuk Revitalisasi Sekolah Rusak Doc: Antara Foto
Ket. Beberapa sekolah dasar dan menengah di Pasaman dilaporkan dalam kondisi tidak layak pakai. Atap bocor, lantai rusak, dan kurangnya sarana belajar mengganggu proses pendidikan siswa.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Sumatera Barat mengajukan anggaran sebesar Rp8 miliar ke pemerintah pusat untuk revitalisasi sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Gunawan di Lubuk Sikaping Selasa mengatakan, revitalisasi sekolah tersebut dapat terlaksana di tahun 2025 ini.

"Sudah kita ajukan ke pemerintah pusat sekitar Rp8 miliar untuk anggaran revitalisasi sejumlah sekolah di tahun ini," kata  Gunawan.

Gunawan menyampaikan, revitalisasi gedung sekolah itu sangat penting dilakukan mengingat kondisi kerusakan yang sudah sangat perlu untuk dibangun.

"Kondisi gedung sekolah bermacam-macam, mulai mengalami kerusakan akibat dimakan usia -rapuh-. Kemudian perlu penambahan gedung, bangunan rusak karena bencana alam dan lainnya," tambahnya.

Anggaran revitalisasi ini sengaja diajukan ke pemerintah pusat (Kemdikbud) karena keterbatasan dana APBD Pemkab Pasaman.

"APBD Pemkab Pasaman tidak memadai untuk revitalisasi sekolah yang butuh biaya besar. Makanya besar harapan kami dapat dibantu oleh pemerintah pusat," katanya.

Ia mengatakan pula, sekolah yang bakal direvitalisasi tahun ini mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP sebanyak 16 sekolah.

"Untuk revitalisasi sekolah TK sebanyak satu unit, SD sebanyak 10 unit dan SMP sebanyak lima unit dengan total 16 unit," katanya.

Sementara dari APBD Pemkab Pasaman sudah dialokasikan anggaran pendidikan gratis 12 tahun sekitar Rp12,1 miliar.

Pendidikan gratis merupakan program unggulan Pemkab Pasaman yang sudah tertuang di dalam RPJMD.

"Pemkab Pasaman bertekad wujudkan generasi unggul berakhlak mulia, cerdas dan sehat. Saat ini tengah berupaya keras untuk mempersiapkan generasi unggul atau Sumber Daya Manusia -SDM- yang baik. Makanya kita program pendidikan gratis," katanya.

Alokasi anggaran pendidikan gratis, kata dia, yang bersumber dari APBD terletak pada Dinas Pendidikan dan Bagian Kesra Pemkab Pasaman.

"Kalau untuk jenjang SMA dan SMK, anggarannya di Dinas Pendidikan sekitar Rp8,6 miliar. Kemudian untuk jenjang Madrasah Aliyah -MA- dan MTs di bagian Kesra Pemkab Pasaman sekitar Rp3,5 miliar. Jadi totalnya sekitar Rp12,1 miliar," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.