Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersatu Hadapi Badai Global! RI dan ADB Lakukan Manuver Mengejutkan

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bersatu Hadapi Badai Global! RI dan ADB Lakukan Manuver Mengejutkan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Bursa Efek New York, Amerika Serikat. 

JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global membuat sulit untuk memperkirakan tingkat penawaran dan permintaan dalam perekonomian global. Hal ini juga membuat bisnis kesulitan membuat perencanaan jangka panjang dan cenderung menunda keputusan penting, terutama yang berkaitan dengan investasi. 

Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti instabilitas geopolitik, perubahan kebijakan pemerintah, bencana alam, dan fluktuasi pasar. 

Indonesia dan Asian Development Bank (ADB) memperkuat kemitraan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan mendukung agenda pembangunan nasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat bertemu dengan Presiden ADB Masato Kanda di sela agenda ASEAN+3 di Milan, Italia, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki modal untuk berperan dalam dinamika kali ini. Dia juga berharap ADB bisa mengambil peran sebagai katalisator.

“Kami sepakat bahwa Asia Tenggara memiliki peran sentral dalam dinamika ekonomi dunia saat ini. Dengan kinerja ekonomi regional yang kuat, Indonesia dapat memanfaatkan situasi ini sebagai peluang untuk mendiversifikasi mitra dagang, industri, dan ekspor,” kata Sri Mulyani, dikutip dari akun Instagram @smindrawati di Jakarta, Selasa.

Menurut Sri Mulyani, prioritas dalam kerja sama antara Indonesia dan ADB meliputi sektor energi baru terbarukan, pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan, serta investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dukungan ADB, baik dari segi pembiayaan maupun keahlian, dapat mengakselerasi kemajuan Indonesia.

“Saya pun menyampaikan harapan agar ADB dapat menjadi katalis untuk menghubungkan Indonesia dengan pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Ke depannya, Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan ADB. Langkah itu bertujuan untuk memastikan program-program pembangunan berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Di tengah rangkaian agenda ASEAN+3, Indonesia juga memperkuat kerja sama perdagangan dengan Jepang untuk wilayah ASEAN di tengah kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS).

Jepang pernah menghadapi isu serupa pada era 80-an terkait dengan kebijakan tarif AS. Pengalaman Jepang dalam menghadapi perang dagang dengan AS dianggap memberikan perspektif yang berharga dan menjadi referensi penting dalam menyusun langkah ke depan.

Kedua negara juga sepakat bahwa kedekatan budaya, geografis, dan sejarah antara negara ASEAN+3 merupakan fondasi kuat untuk menciptakan stabilitas dan kesejahteraan di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.