Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balai Konservasi Sumbar Tangani 11 Konflik Satwa Liar dengan Manusia di Agam dalam Empat Bulan Terakhir

📅 Senin, 05 Mei 2025, 15:53 WIB | Oleh:
Balai Konservasi Sumbar Tangani 11 Konflik Satwa Liar dengan Manusia di Agam dalam Empat Bulan Terakhir Doc: antara foto
Ket. Penyelamatan korban akibat serangan satwa liar di Agam.

LUBUK BASUNG - Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) sedikitnya telah menangani sebanyak 11 konflik satwa liar dengan manusia di Kabupaten Agam dalam empat bulan pertama di tahun 2025.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra mengatakan 11 konflik itu terjadi di Kecamatan Palembayan, Matur, Palupuh dan Ampek Koto. “Dari 11 konflik itu, Kecamatan Palembayan paling banyak terjadi konflik satwa liar tersebar di Nagari atau Desa Baringin, Salareh Aia dan lainnya,” katanya di Lubuk Basung, kemarin.

Ia mengatakan 11 konflik satwa liar tersebut jenis harimau sumatera 10 kejadian dan beruang madu satu kejadian.

Penanganan konflik tersebut dengan menurunkan petugas dan melibatkan empat Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) yakni, Pagari Baringin, Pagari Salareh Aia, Pagari Pasia Laweh dan Pagari Salareh Aia Timur.

Konflik tersebut mengakibatkan ternak warga setempat berupa kambing dan kerbau dimangsa harimau. “Kita berhasil mengevakuasi satu individu harimau sumatera dalam kondisi cacat di Nagari Tiga Balai, Kecamatan Matur, Selasa (11/3),” katanya.

Ia menambahkan konflik tersebut terjadi akibat harimau dalam kondisi cacat, sehingga kesulitan untuk berburu makanan di alam.

Untuk itu, ia mengimbau warga tidak memasang jerat babi sepanjang perkebunan yang berdampak terhadap satwa liar di sekitar.

Warga juga diimbau untuk tidak menggembalakan ternak di pinggir kawasan yang bisa memancing satwa, memasang api-apian sekitar kandang, tidak ke kebun sendirian, hindari melakukan aktivitas pada pukul 16.00-08.00 WIB dan lainnya. “Kita setiap saat menyampaikan imbauan itu saat bertemu dengan masyarakat di lapangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.