Dukung Wisata Bromo, Gubernur Jatim Resmikan Gedung SMK Negeri Sukapura
📅 Minggu, 04 Mei 2025, 14:42 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
PROBOLINGGO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meresmikan bangunan sarana dan prasarana SMK Negeri Sukapura di Kabupaten Probolinggo untuk mendukung kawasan wisata Gunung Bromo.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilanjutkan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah didampingi Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Aries Agung Paewai di Kecamatan Sukapura, Sabtu (3/5) kemarin.
“Peresmian sarana dan prasarana di SMKN Sukapura itu merupakan aspirasi warga yang ingin agar anak-anak di Sukapura bisa mendapat tambahan skill, terutama yang berfokus pada ketrampilan pendukung pariwisata di kawasan Gunung Bromo,” katanya.
Beberapa bangunan yang diresmikan di kawasan Unit Sekolah Baru SMKN Sukapura yaitu tiga ruang kelas, tiga ruang laboratorium, gedung kantor, gedung bimbingan konseling dan gedung UKS.
Ia mengatakan pembangunan SMKN Sukapura itu telah dimulai dan dilaksanakan sejak tahun 2020 dengan anggaran Rp4,37 miliar dari APBD Jawa Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekolah itu sudah ada sejak lama, tetapi sebelumnya menumpang jadi satu di SD Ngadisari. Pembangunan gedung baru ini atas aspirasi warga untuk menambah ketrampilan anak-anak utamanya bidang perhotelan dan kuliner," katanya.
Kedua jurusan tersebut, lanjut dia, yang paling populer, dibutuhkan juga paling sesuai dengan kondisi di sekitar sekolah yang masih dalam kawasan Wisata Gunung Bromo.
Terkait operasional sekolah, Khofifah mengatakan bahwa sekolah itu akan mulai digunakan pada Juni mendatang. Hal itu mengingat diperlukan waktu untuk pemindahan berbagai peralatan praktik di gedung lama sekaligus bersamaan dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2025-2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mungkin di bulan Juni karena Mei masih dilakukan penerimaan siswa baru. Jadi nanti bisa dilakukan pengenalan sekolah sekaligus alat-alat sesuai dengan jurusannya," tuturnya.
Selain pembangunan gedung, rencananya Pemprov Jatim juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp657.937.500 dari APBD untuk membangun utilitas dasar berupa pembangunan 12 bilik toilet sebagai kelengkapan sarana dan prasarana di SMKN Sukapura.
Tak hanya penyediaan sarana prasarana, keberlangsungan produktivitas siswa SMKN Sukapura juga menjadi perhatian Gubernur Khofifah. Secara khusus, ia meminta Bupati Probolinggo M. Harris untuk membangun kerja sama antara SMKN Sukapura dengan pemilik-pemilik hotel di sekitar.
"Jadi di sini sudah ada alat yang memungkinkan memberikan layanan pencucian sprei linen atau silk (sutra) yang sangat cepat. Hanya lima menit untuk pengeringan 90 persen," katanya.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan bisa menjadi pemberdayaan bagi seluruh siswa untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial di daerahnya.
"Kalau anak-anak ini dilatih lebih advance, dan kami sudah siap membuka pasar dengan hotel di sekitar sini, sehingga membutuhkan dukungan dari Bupati untuk melihat pasarnya seperti apa, dan alatnya bisa ditambah," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!