Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanam raya dan terobosan cerdas menggenjot produksi pangan

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 09:10 WIB | Oleh:
Tanam raya dan terobosan cerdas menggenjot produksi pangan Doc: ANTARA/Suci Nurhaliza
Ket. Presiden Prabowo Subianto menebarkan benih padi menggunakan drone saat acara tanam raya di lahan rawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4).

Jakarta -- Pemerintah baru-baru ini melaksanakan kegiatan tanam padi serentak di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Gerakan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Tak sekadar seremoni, tanam raya ini menggunakan teknologi modern berupa drone dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ini adalah simbol komitmen politik tingkat tertinggi dalam mendukung sektor pertanian yang selama ini sering kali dianggap sektor pinggiran. Dengan keterlibatan langsung kepala negara, pesan yang disampaikan menjadi sangat jelas: pertanian adalah prioritas utama.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa tanam serentak dilakukan di 160 kabupaten di seluruh Indonesia.

Ini merupakan langkah besar yang tidak hanya membutuhkan koordinasi lintas sektor, tetapi juga partisipasi aktif petani, penyuluh, dan aparat pemerintahan di daerah.

Dalam skala nasional, gerakan ini menjadi sangat penting karena menyatukan semangat, agenda, dan strategi pembangunan pertanian yang selama ini sering terpecah-pecah.

Target luas tanam pada April 2025 mencapai 1,3 juta hektare dengan estimasi produksi sekitar 7,5 juta ton gabah, setara dengan 3,5 hingga 4 juta ton beras.

Ini bukan angka sembarangan. Ini merupakan angka yang ambisius sekaligus menunjukkan kesungguhan pemerintah mengangkat sektor pertanian ke level yang lebih tinggi dan menjadikan Indonesia lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

Serapan beras oleh Perum Bulog hingga April tahun ini juga mencapai titik tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Hal ini menjadi catatan penting karena ketersediaan stok beras sangat menentukan stabilitas harga di pasar dan sekaligus menjamin ketenangan psikologis masyarakat.

Stok beras nasional tercatat sebesar 3 juta ton. Ini bukan hanya statistik, melainkan bukti bahwa kerja keras untuk menggenjot produksi benar-benar membuahkan hasil.

Prestasi ini layak diapresiasi sebagai buah dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pelaku utama di lapangan yakni para petani.

Tanam raya bukan sekadar agenda tahunan. Ia adalah pendekatan sistemik yang memiliki manfaat besar bagi ekosistem pertanian dan manajemen pangan secara nasional.

Pertama, meningkatkan efisiensi karena petani bergerak secara bersamaan. Efisiensi ini berdampak pada penurunan biaya operasional dan waktu kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.