Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow! Ronakultura Jakarta Tampilkan Sisi Glamor Budaya Indonesia di IFW 2025

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 20:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wow! Ronakultura Jakarta Tampilkan Sisi Glamor Budaya Indonesia di IFW 2025 Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Acara peluncuran kampanye "Ronakultura Jakarta" dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2025 dan ikon IFW 2025 di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

JAKARTA - Indonesia Fashion Week (IFW) memiliki beberapa dampak signifikan di berbagai sektor, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya. IFW memberikan panggung bagi desainer dan UMKM untuk mempromosikan karya mereka.

IFW bisa menjadi jembatan untuk masuk ke pasar global. Selain itu, gelaran tersebut dapat membuka kolaborasi internasional, dengan mengundang desainer dan pengamat fashion dari luar negeri.

 Asosiasi Perancang-Pengusaha Mode Indonesia menjadikan "Ronakultura Jakarta" sebagai tema utama Indonesia Fashion Week 2025, yang dijadwalkan berlangsung 28 Mei sampai 1 Juni di Jakarta Convention Center.

"Tema ini adalah refleksi dari Jakarta, sebuah kota yang terus bergerak, tempat tradisi bertemu inovasi dan budaya yang terus berinovasi mengikuti zaman," kata Ketua Asosiasi Perancang-Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus Ketua Indonesia Fashion Week Poppy Dharsono di Jakarta, Jumat.

"Ini merupakan saluran bagi sebuah kota yang tidak pernah berhenti, sebuah negara yang hidup, di mana warisan dan transformasi berjalan bersamaan," katanya pada acara peluncuran video kampanye Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, yang menggambarkan Jakarta sebagai kota yang terus berubah.

???????Poppy menyampaikan bahwa "Ronakultura Jakarta" akan menggambarkan modernitas Jakarta sebagai kota bisnis dan kota megalopolitan serta tempat percampuran beragam kultur.

"Ronakultura Jakarta" menampilkan warna hijau, merah marun, cokelat, dan moka dalam batik Betawi serta batik khas Jakarta.

"Karena Jakarta itu ada batik Jakarta, tapi juga batik pesisir itu banyak dipakai oleh None Jakarta. Dan karena memang Jakarta itu adalah kota pelabuhan dari dulu, di mana semua perdagangan itu akan lewat Jakarta pada waktu itu dan untuk perdagangan tekstil di Jakarta itu akan memberikan vibrasi tersendiri kepada kehidupan Jakarta," Poppy menjelaskan.

Ia menyampaikan bahwa upaya untuk memasukkan unsur budaya ke dalam produk fesyen mendorong para perancang untuk lebih banyak belajar tentang sejarah dan budaya.

IFW 2025 juga menghadirkan produk kulit dari Garut hasil kolaborasi dengan sekolah desain Italia.???????

"Jakarta itu bukan hanya batik, bukan hanya ikat, tapi termasuk kulit juga. Pasti anak-anak semua seneng dong kulit. Anak muda, kulit, konser, pemain band, naik motor, semua," kata Poppy.

Dengan dukungan dari asosiasi, pemerintah daerah, dan komunitas profesional, ia mengatakan, APPMI dan IFW berkomitmen menjadikan fesyen sebagai media ekspresi budaya.

"Kami percaya, fesyen adalah lebih daripada estetik. Fesyen adalah kuasa budaya, fesyen adalah bagaimana kita mengekspresikan identitas, mendobrak norma, dan membangun hubungan baru di atas batasan," katanya.

IFW 2025 menandai tahun kedua kerja sama penyelenggara dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Ajang ini akan menghadirkan 200 desainer dan merek fesyen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.