Realisasi Investasi Jakarta Nomor Satu Seluruh Indonesia
📅 Kamis, 01 Mei 2025, 20:12 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA- Realisasi investasi Provinsi Jakarta pada triwulan I mencapai 69,8 triliun. Ini angka tertinggi Indonesia.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jakarta Benni Aguscandra mengatakan kinerja positif ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk terus memberikan kemudahan berusaha bagi para investor.
“Syukurlah, kinerja investasi Jakarta terus mencatatkan raihan positif. Tentunya, Ini semua tidak terlepas dari arahan Bapak Gubernur Jakarta agar seluruh jajarannya senantiasa memberikan kemudahan bagi investor, mulai dari penyederhanaan perizinan hingga penyediaan infrastruktur yang memadai,” kata Benni dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Realisasi investasi sepanjang Januari-Maret 2025 itu tersebar di 114.451 proyek investasi atau berkontribusi sebesar 15 persen dari total realisasi investasi secara nasional.
Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 58,4 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara rinci, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jakarta mencapai 42,2 triliun, atau 18 persen dari total realisasi PMDN secara nasional. Capaian ini juga masih menjadi yang tertinggi dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.
Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Jakarta tercatat meraih 1,7 miliar dolar AS, berkontribusi 11,9 persen dari total realisasi PMA secara nasional.
Benni mengatakan tingginya capaian realisasi investasi Jakarta menjadi bukti bahwa berbagai program yang telah dikerjakan DPMPTSP Provinsi Jakarta telah berhasil mendorong laju pertumbuhan investasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan catatan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, pada triwulan I 2025, setidaknya terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi terbesar pada realisasi penanaman modal Provinsi Jakarta.
Ketiga sektor itu adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar 24,5 triliun; jasa lainnya sebesar 16,6 triliun; serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar 8,6 triliun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!