Berapa Uang yang Harus Dibawa Saat Haji 2025? Ini Jumlah Ideal dan Tips Amannya!
📅 Kamis, 01 Mei 2025, 12:30 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
Perlu bawa berapa uang saat haji 2025? Ini rincian saku ideal dan cara aman membawanya.
Bagi jemaah haji reguler tahun 2025, pemerintah Indonesia memberikan uang saku resmi dalam mata uang Riyal Arab Saudi (SAR). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan harian jemaah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci, mulai dari keperluan pribadi, makanan tambahan, hingga membeli oleh-oleh.
Berdasarkan data resmi dari Kementerian Agama, total dana untuk living cost jemaah tahun ini mencapai SAR 152.490.000, yang akan dibagikan kepada 203.320 jemaah reguler.
Setiap orang akan menerima SAR 750, atau sekitar Rp 3,1 juta, dalam bentuk pecahan SAR 500, 100, dan 50.
Perlukah Membawa Uang Tambahan?
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski kebutuhan pokok seperti akomodasi, makan tiga kali sehari, dan transportasi lokal sudah ditanggung pemerintah, jemaah tetap disarankan membawa uang tambahan untuk pengeluaran lain seperti:
- Oleh-oleh khas Arab (kurma, air zamzam, parfum).
- Pembayaran dam.
- Makanan ringan di luar jadwal katering.
Namun, jumlahnya harus diperhitungkan secara bijak. Membawa uang terlalu banyak dalam bentuk tunai berisiko tinggi terhadap pencurian atau kehilangan.
Batas Maksimal dan Aturan Membawa Uang
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut peraturan Kementerian Keuangan dan Bea Cukai, jemaah yang membawa uang tunai lebih dari Rp 100 juta atau setara dalam mata uang asing wajib melaporkannya melalui formulir khusus dan harus mengantongi izin dari Bank Indonesia.
Tips Membawa Uang Saat Haji
- Bawa uang tunai secukupnya dalam pecahan kecil.
- Gunakan kartu debit atau kartu kredit internasional untuk transaksi aman.
- Simpan uang di tempat yang tersembunyi dan tidak mencolok.
- Jangan simpan semua uang di satu tempat, sebar di beberapa dompet atau tas
Lakukan Riset Sebelum Berangkat
Agar tidak overbudget, lakukan riset kecil tentang harga oleh-oleh dan makanan ringan di sekitar Makkah dan Madinah. Harga bisa sangat bervariasi tergantung lokasi dan musim.
Dengan perencanaan matang dan pengelolaan keuangan yang bijak, jemaah bisa beribadah dengan lebih tenang dan fokus tanpa terbebani soal uang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!