Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Jateng: Kebutuhan ber-KB Perlu Terus Digenjot

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 22:11 WIB | Oleh:
BKKBN Jateng: Kebutuhan ber-KB Perlu Terus Digenjot Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng Eka Sulistia Ediningsih, saat membuka Koordinasi Teknis Program Bangga Kencana Jateng 2025, di Semarang, Selasa (29/4/2025).

Semarang - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Tengah mengingatkan bahwa kebutuhan berkeluarga berencana (KB) harus terus digenjot sebagai salah satu dari enam indikator kerja utama program Bangga Kencana.

"Pelaksanaan program Bangga Kencana di 2024 secara umum dapat berjalan dengan baik. Ini terlihat dari capaian lima dari enam indikator kerja utama," kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng Eka Sulistia Ediningsih, saat membuka Koordinasi Teknis Program Bangga Kencana Jateng 2025, di Semarang, Selasa (29/4).

Dari enam indikator kerja utama, kata dia, hanya satu indikator yang tidak tercapai, yakni kebutuhan ber-KB yang masih berada pada angka 9,3 persen, dan belum mampu mencapai target 8,14 persen.

"Satu-satunya indikator yang belum mencapai target adalah
menurunnya kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmetneed)," katanya.

Ia menjelaskan, indikator kebutuhan ber-KB adalah mereka yang tidak ingin punya anak dalam kurun waktu segera, tetapi mereka tidak mau melaksanakan program KB.

"Artinya, saat ini masih ada 9,3 persen dari pasangan usia subur di wilayah Jateng yang mereka tidak ingin punya anak lagi, tapi mereka tidak ber-KB. Ini harus dicari," katanya.

Sedangkan lima indikator lain terpenuhi, kata dia, yakni angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) sudah berhasil diturunkan menjadi 2,03 anak per wanita usia subur (WUS) 15-49 tahun, dari target sebesar 2,06.

Angka prevalensi pemakaian kontrasepsi modern (modern Contraceptive Prevalence Method/mCPR), kata dia, juga berhasil ditingkatkan menjadi 65,5 persen, atau melampaui target sebesar 65,24 persen.

Kemudian, menurunnya angka kelahiran menurut kelompok umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) dengan target 17 per 1.000 perempuan 15-19 pada 2024, dan tercapai sebesar 13,7 per 1.000 perempuan 15-19 tahun.

"Meski AFSR 15-19 telah mencapai target menjadi 13,7 per 1.000 perempuan, angka tersebut harus lebih ditekan karena bahaya sekali ketika seorang anak berusia 15 sampai 19 tahun tapi mereka hamil dan melahirkan. Harus kita turunkan, walaupun sudah mencapai target.," katanya.

Indikator selanjutnya adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Keluarga (i-Bangga) sebesar 63,9 pada 2024, atau melebihi target di angka 58,20.

"Terakhir, meningkatnya Median Usia Kawin Pertama (MUKP) perempuan, ditargetkan 21,75 tahun pada tahun 2024, dan telah tercapai melebihi target di angka 22 tahun. Artinya, rata-rata perempuan menikah di Jateng sudah 22 (tahun)," kata Eka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
Basarnas Akan Kerahkan Dua ...
Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob d...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.