Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ayo perkenalkan tari tradisional pada generasi muda

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Ayo perkenalkan tari tradisional pada generasi muda Doc: ANTARA/Makna Zaezar
Ket. Sejumlah pelajar down syndrome mementaskan tari permainan tradisional cublak-cublak suweng pada pertunjukan seni tari di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/4).

Jakarta -- Budayawan sekaligus praktisi seni, Jose Rizal Manua mengatakan dukungan pemerintah dalam memperkenalkan tari tradisional perlu digencarkan agar semakin dikenal generasi muda.

"Tari nasional dari berbagai provinsi di Tanah Air memang kurang diminati oleh generasi muda sekarang,” ujar Jose saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Karenanya, ia mengimbau agar dimulai dari keluarga, lingkungan masyarakat serta dukungan pemerintah mampu meningkatkan pelatihan tarian nasional sebagai bentuk penguatan jati diri bangsa.

Ia juga berharap pertunjukan kolosal seperti yang diselenggarakan di jalanan Jakarta dan Yogyakarta bisa menjadi opsi melestarikan kebudayaan berupa tari yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Tari yang ada di setiap provinsi mempunyai keunikannya masing-masing dan berbeda dengan yang ada di belahan dunia mana pun,” jelasnya.

Sementara untuk tari jenis modern, kemajuannya sangat pesat. “Hendaknya pemerintah mewajibkan menari tarian nasional di setiap sekolah berdasarkan tarian yang ada di provinsi masing-masing dengan begitu tarian nasional bisa tetap terjaga,” tambah dia.

Lebih lanjut mengenai kekayaan sastra berupa puisi, menurutnya kini puisi kian berkembang seiring dengan keterbukaan berkarya.

Karena keberanian menulis sekarang ini sangat terbuka, siapa saja bisa bebas menulis termasuk menulis puisi,” pungkasnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penggunaan tarian tradisional sebagai sarana untuk mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional, karena hal itu bisa berdampak pada sektor pariwisata.

“Tarian tradisional sangat berhubungan dengan seni pertunjukan dan budaya, juga erat kaitannya dengan pariwisata,” kata Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Restog Krisna Kusuma.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, khususnya pada seni tari. Produk kesenian ini perlu dimanfaatkan sebagai alat promosi wisata.

Dengan pengelolaan profesional, kata dia, seni tari tradisional yang dipentaskan dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang dan berwisata ke Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.