Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fadli Zon: Pendokumentasian Tari Tradisional dalam Bentuk Buku Jadi Sumber Referensi

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Fadli Zon: Pendokumentasian Tari Tradisional dalam Bentuk Buku Jadi Sumber Referensi Doc: Kementerian Kebudayaan RI
Ket. Menteri Kebudayaan fadli Zon saat melakukan pertemuan dengan Andy F. Noya dan Maestro Tari Lengger Rianto. -

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadil Zon mengatakan pendokumentasian berbagai tarian tradisional dalam bentuk buku bisa menjadi sumber referensi abadi dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

“Langkah ini akan menjadi sumber referensi abadi dan berkelanjutan bagi generasi mendatang dalam memahami kekayaan budaya bangsa,” ujar Menbud dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/4).

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Andy F.Noya dan maestro Tari Lengger Rianto. Menbud juga mengapresiasi atas inisiasi keduanya untuk memperkuat posisi Lengger sebagai kekayaan budaya nasional.

“Saya sangat mengapresiasi mas Andy dan mas Rianto. Keduanya adalah contoh nyata bagaimana pejalan kebudayaan diajarkan dengan semangat kolektif dan cinta Tanah Air sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 32 Ayat (1),” ujarnya.

Sementara itu, Andy berharap agar gelaran “Banyumas Ngibing, 24 jam Menari” yang digelar di Banyumas bisa menjadi panggung ekspresi dan kontribusi para penari berbagai daerah di Indonesia.

“Lengger adalah aset bangsa, lewat gelaran ini kami ingin membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk mencintai dan melestarikan seluruh tarian di Indonesia termasuk Tari Lengger,” katanya.

Maestro Lengger, Rianto menekankan pentingnya apresiasi dan penghargaan khusus bagi para maestro lokal yang telah lama berjuang menjaga tradisi.

“Banyak maestro lokal yang menyimpan pengetahuan mengenai berbagai tarian di Indonesia termasuk Lengger, yang hingga kini belum mendapatkan perhatian. Saya berharap melalui dukungan pemerintah, kita bisa memberikan atensi khusus terhadap para maestro lokal tersebut,” kata Rianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.