Arteta Hadapi Sang Mentor, Luis Enrique, di Semifinal Liga Champions
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 08:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON - Mikel Arteta akan berhadapan dengan salah satu sosok paling berpengaruh dalam perjalanan karirnya saat Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain asuhan Luis Enrique di semifinal Liga Champions.
Arsenal akan menjamu PSG di Emirates Stadium pada leg pertama, Rabu (30/4) dini hari WIB, dalam upaya menuju final kedua mereka di ajang ini sepanjang sejarah.
Arteta dan Luis Enrique memiliki hubungan dekat. Saat Arteta memulai karirnya di Barcelona, Enrique adalah salah satu bintang senior yang membentuk filosofi sepak bola sang pelatih muda. “Dia sangat mendukung para pemain muda. Saya punya kenangan sangat baik tentangnya,” ujar Arteta.
“Yang saya kagumi, di mana pun dia berada, sebagai pemain atau pelatih, jejak tangannya terlihat jelas. Cara timnya bermain, menyerang, dan mendominasi pertandingan — itu identitasnya.”
Arteta sudah mengalahkan Enrique sekali musim ini, saat Arsenal menang 2-0 atas PSG di fase grup. Namun, sejak kekalahan itu, PSG menunjukkan perkembangan signifikan, terutama setelah Enrique mengambil keputusan berani mencadangkan Ousmane Dembele demi alasan disiplin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arteta mengakui banyak belajar dari ketegasan dan kejujuran Enrique. "Dia akan menatap mata Anda dan mengatakan apa yang dia pikirkan. Pada akhirnya, para pemain menghargai itu," ujarnya. “Dia punya kepribadian luar biasa, energi besar, dan banyak pelajaran saya ambil darinya. Dia salah satu pelatih terbaik dunia.”
Luis Enrique pun membalas pujian itu. “Arteta adalah salah satu pelatih terbaik saat ini. Dia mengubah Arsenal dari tim tanpa gelar menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” ujarnya.
Meski hubungan mereka kuat, persahabatan itu akan dikesampingkan demi satu tujuan: membawa tim masing-masing ke final dan mengukir sejarah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arsenal belum pernah memenangkan Liga Champions, hanya sekali mencapai final pada tahun 2006 dan kalah dari Barcelona. PSG pun masih memburu trofi Eropa pertama mereka, setelah kalah dari Bayern Munich pada tahun 2020.
Memenangkan Liga Champions akan mengukuhkan status Arteta di Arsenal, yang sudah lima tahun tanpa gelar sejak FA Cup 2020.
The Gunners melaju ke semifinal dengan mengalahkan juara bertahan Real Madrid secara meyakinkan (agregat 5-1), tetapi performa mereka di Liga Inggris menurun, menyerahkan gelar kepada Liverpool.
Cedera pemain juga menjadi tantangan besar bagi Arteta musim ini. Kai Havertz dan Gabriel Jesus masih absen, sementara Thomas Partey terkena skorsing.
Di sisi lain, PSG membuktikan ketangguhan dengan menyingkirkan Liverpool dan Aston Villa, dan kini membidik hat-trick eliminasi atas klub Inggris.
Leandro Trossard, yang berperan vital dalam kemenangan atas Madrid, berharap atmosfer di Emirates bisa kembali menjadi kekuatan Arsenal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!