Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Mulai Ragukan Keseriusan Putin Akhiri Perang di Ukraina

📅 Senin, 28 Apr 2025, 02:10 WIB | Oleh:
Trump Mulai Ragukan Keseriusan Putin Akhiri Perang di Ukraina Doc: UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE/AFP
Ket. Trump bertemu Zelensky di Vatikan I Presiden AS Donald Trump berbincang dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) di sela-sela pemakaman Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Sabtu (26/4) di Vatikan.

JAKARTA - Di sela-sela menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan, dua pemimpin yaitu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menggelar pertemuan singkat sekitar 15 menit. Pertemuan tersebut oleh Gedung Putih dinlai sangat produktif, sementara Zelenskyy menyebutnya sebagai pertemuan yang bersejarah. 

Peneliti Pusat Studi Islam dan Demokrasi (PSID) Jakarta, Nazar el Mahfudzi, menilai pertemuan antara Donald Trump dan Volodymyr Zelensky di sela-sela pemakaman Paus Fransiskus sebagai peristiwa yang memiliki implikasi serius terhadap dinamika hubungan Ukraina dan Russia, serta stabilitas global ke depan.

Menurut Nazar, pertemuan itu memperlihatkan bahwa Ukraina tetap menjadi isu strategis dalam percaturan kekuatan dunia, terutama di tengah ketidakpastian politik dalam negeri Amerika Serikat.

“Pertemuan ini menunjukkan bahwa konflik Ukraina belum kehilangan relevansi strategisnya, bahkan di tengah perubahan kepemimpinan di Barat. Ukraina akan terus menjadi medan tarik-menarik pengaruh antara kekuatan besar,” katanya.

Dalam konteks global, lanjut Nazar, ketegangan Ukraina-Russia tidak hanya berdampak pada sektor militer, tetapi juga mengganggu jalur pasokan pangan, energi, dan stabilitas keuangan dunia.

“Perang yang berlarut-larut memicu inflasi global, memperburuk krisis energi, serta menciptakan instabilitas di kawasan Eropa Timur yang berdampak domino ke ekonomi dunia,” tegasnya.

Bagi Indonesia, Nazar mengingatkan bahwa ketegangan itu harus menjadi perhatian strategis, terutama terkait ketahanan pangan dan energi nasional.

“Indonesia harus membaca bahwa fluktuasi harga komoditas dunia, risiko pelemahan mata uang, hingga ancaman resesi global banyak dipicu oleh konflik seperti ini. Diplomasi Indonesia perlu memperkuat jaringan pasokan alternatif dan diversifikasi mitra strategis,” katanya.

Indonesia tambahnya harus cermat dalam mengambil posisi di forum internasional. “Stabilitas dunia bukan sekadar isu kawasan, melainkan langsung berdampak pada kehidupan ekonomi rakyat. Indonesia harus aktif mendorong perdamaian, tanpa terseret ke dalam polarisasi blok besar,” kata Nazar.

Dikenakan Sanksi Berbeda

Selang sehari setelah pertemuan tersebut, Trump seperti dikutip dari New York Times, menyatakan keraguannya terhadap keseriusan Presiden Russia, Vladimir Putin dalam mengakhiri perang di Ukraina.

Melalui media sosial Truth Social, Trump menulis, “Mungkin dia [Putin] tidak ingin menghentikan perang, dia hanya mempermainkan saya, dan harus ditangani secara berbeda, melalui Perbankan atau Sanksi Sekunder'? Terlalu banyak orang yang mati!!!" ? sebut Trump. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.