Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Serang Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu Tekan Angka Stunting

📅 Senin, 28 Apr 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu Tekan Angka Stunting Doc: Antara
Ket. Petugas Dinkes Kabupaten Serang saat menyampaikan materi dalam kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu di Serang, Banten, Senin (28/4/2025).

Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan peningkatan kapasitas kader posyandu untuk membantu menekan angka stunting dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB).

"Peningkatan kapasitas kader itu dengan menggelar penguatan pelaksanaan tumbuh kembang bagi para kader posyandu dan Taman Pemulihan Gizi (TPG)," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) pada Dinkes Kabupaten Serang, Enik Ukmawati, di Serang, Senin.

Ia menuturkan bahwa kegiatan ini penguatan kapasitas kader posyandu dan TPG itu diikuti kader posyandu dari 31 Puskesmas, yang mana untuk masing-masing puskesmas ada tiga perwakilan kader.

"Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas, kemampuan, dan pengetahuan para kader terkait dengan tumbuh kembang," ujarnya.

Sedangkan untuk materi yang disampaikan, kata Enik, terkait MPASI atau makanan pendamping air susu ibu, yang tujuannya adalah untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Serang dalam rangka menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

"Jadi harapannya tidak ada lagi nanti penambahan stunting, kemudian juga AKI dan AKB juga bisa kita turunkan, dimulai dari menyelesaikan permasalahan gizi yang ada di masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya saat ini memang masih ada permasalahan gizi yang ada di Kabupaten Serang, misalnya stunting, kemudian berat badan anak yang kurang, dan juga gizi buruk.

"Dengan tata kelola dari gizi serta dari pelatihan kader posyandu ini diharapkan permasalahan gizi bisa dihilangkan serta diintervensi agar tidak ada lagi stunting, gizi buruk, dan kematian ibu dan bayi," ujarnya.

Diketahui, prevalensi balita stunting di Kabupaten Serang tahun 2018-2024 berdasarkan data e-PPGBM meliputi tahun 2022 sebesar 8,69 persen, 2023 turun 5,66 persen, dan tahun 2024 turun menjadi 3,35 persen.

Sedangkan untuk AKI dan AKB data Dinkes Kabupaten Serang pada tahun 2023 sebanyak 200 bayi meninggal dan tahun 2024 hanya 106 bayi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Ekonomi
Indonesia Bisa Lolos Middle...
Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.