Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Anyaman Rotan ke Pasar Internasional: Kampung Kreatif Jagoi Kindau Bangkitkan Ekonomi Lokal

📅 Senin, 28 Apr 2025, 12:25 WIB | Oleh:

Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi warga Kampung Kreatif Kindau untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kerajinan tangan melalui pelatihan yang diselenggarakan.

Kerja sama antara kedua desa ini sangat strategis, karena dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mempromosikan produk lokal yang unik dan berkualitas.

Wisatawan yang berkunjung ke Desa Jagoi dapat menikmati pengalaman wisata yang lebih lengkap dengan membeli oleh-oleh  yang dihasilkan oleh warga Kampung Kreatif Kindau. Kampung Kreatif Kindau Jagoi Babang Bengkayang telah menjadi contoh nyata dari pengembangan ekonomi lokal melalui kreativitas.

“Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal tetapi juga memperkenalkan keindahan dan keunikan Jagoi Babang kepada masyarakat luas,” kata Fitri Nurjanah, pengrajin dari kelompok sentra IKM Ton Sowa Jagoi Babang.

Menurut Fitri, ekonomi masyarakat di kampung jauh lebih hidup dan berkembang. Siang hari mereka bertani ke ladang dan ke kebun. Malam hari warga memanfaatkan untuk menganyam.

Untuk kelompok IKM Ton Sowa,  setiap bulan selalu ada pesanan dan bisa menembus 100-200 pcs baik yang dipesan dari warga lokal maupun dari Malaysia. Dalam setahun  pesanan bisa mencapai 2.000 pcs. IKM Ton Sowa  atas  empat kelompok yaitu kelompok Juah, Kasah, Finishing, dan Mebel.

Fitri   selain bergabung di IKM Ton Sowa  juga memiliki usaha sendiri y yang memberdayakan 10 perempuan untuk menganyam. Rata-rata perempuan tersebut ibu rumah tangga.

Semua produk ini dibuat dengan tangan dan memiliki nilai seni yang tinggi. Menurut Fitri, hasil kerajinan tangan ini sangat membantu perekonomian keluarga, terutama bagi mereka yang menekuni bidang ini dengan konsisten.

Fitri bercerita, dia memulai usaha kerajinan rotan ini sejak tahun 2020, dan dalam waktu singkat, usahanya telah berkembang pesat. Kerajinan yang dibuat oleh Fitri sangat beragam, mulai dari bidai, tas rotan, kain, dompet, tempat botol minum, hingga tempat hp.

Fitri memiliki latar belakang yang unik. Dulu, suaminya adalah seorang kepala desa, dan Fitri merasa prihatin dengan warga desa terutama ibu-ibu pengrajin yang kehilangan mata pencaharian setelah pandemi COVID-19. Oleh karena itu, Fitri mencoba mencari ide baru untuk mengembangkan kerajinan rotan agar bentuk dan coraknya tidak monoton agar nilai jual juga menjadi tinggi.

"Saat itu kan semua sumber pendapatan terdampak COVID-19. Nah di situ saya berpikir kenapa tidak coba konsisten saja menganyam dan hasilnya dijual. Kemudian kami membentuk kelompok sentra IKM untuk wadah mengumpulkan hasil kreatifitas warga," katanya.

Ketika itu, kata dia, hasil anyaman hanya dipakai sendiri atau dijual kepada teman dekat dan belum menjajah media sosial sampai ekspor ke Malaysia.

"Saat itulah saya mulai memposting hasil kerajinan kami di Facebook. Dan puji Tuhan sampai saat ini pesanan mengalir terus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

24 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.