Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemuda Lintas Iman Indonesia Kenang Paus Fransiskus: Sosok Damai yang Menyatukan Dunia

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Pemuda Lintas Iman Indonesia Kenang Paus Fransiskus: Sosok Damai yang Menyatukan Dunia Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Ketum GP Ansor H Addin Jauharudin bersama pengurus lintas agama dan Penasihat & Pendiri PWKI AM Putut Prabantoro, foto bersama Dubes Vatikan Mgr Piero Pioppo di Kedubes Vatikan.

JAKARTA – Tangis haru dan rasa kehilangan mendalam menyelimuti halaman Kedutaan Besar Vatikan (Nunsiatur Apostolik) di bilangan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (23/4) siang.

Tujuh pemimpin organisasi kepemudaan lintas iman datang bersatu dalam duka: melepas kepergian seorang tokoh besar dunia, Paus Fransiskus, yang wafat Senin (21/4) pagi lalu.

Mereka bukan sekadar pelayat biasa. Para pemimpin muda dari GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, GAMKI, Peradah, Gemabudhi, dan Gemaku pernah bertemu langsung dengan Paus Fransiskus di Vatikan tahun lalu.

Dalam pertemuan bersejarah itu, mereka menandatangani Deklarasi Jakarta–Vatikan untuk perdamaian dunia — disaksikan langsung oleh sang Paus. Maka tak heran, duka kali ini bukan sekadar simbolik, tapi nyata dan personal.

Rest in peace untuk Paus Fransiskus yang telah meninggalkan kami semua. Mudah-mudahan beliau selalu damai di sisi-Nya,” ujar Ketua Umum GP Ansor, H. Addin Jauharudin, mewakili suara duka dari generasi muda lintas iman Indonesia.

Dengan suara tertahan, Addin mengenang bagaimana kehangatan dan ketulusan Paus Fransiskus meninggalkan jejak yang dalam dalam hati mereka. “Kami punya pengalaman spiritual dan emosional bersama beliau. Paus adalah simbol perdamaian dan persatuan. Beliau selalu menyerukan untuk menghentikan perang di tengah dunia yang sedang kacau. Kami sangat kehilangan sosok langka seperti beliau,” lanjutnya.

Hari itu, Addin datang bersama sejumlah tokoh muda lainnya: Bagus Ardeni (Ketua Pemuda Muhammadiyah), Yohanes B. Parinding dan Halasan Simare-mare (Pemuda Katolik), Alan Christian Singkali dan Almindes Syauta (GAMKI), Wiryawan (Gemabudhi), dan AM Putut Prabantoro, pendiri Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI).

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr Piero Pioppo, bersama Sekretaris Kedubes Vatikan, Mgr Michael Pawlowicz.

“Terima kasih atas penghormatan dari organisasi pemuda lintas iman. Ini sangat berarti. Paus sangat mencintai Indonesia. Keberagaman negeri ini selalu menjadi inspirasi dan ada di hati beliau,” kata Mgr Pioppo penuh haru.

Ungkapan ini tak berlebihan. Paus Fransiskus memang dikenal sebagai pemimpin spiritual yang menaruh perhatian besar pada isu keberagaman, inklusi sosial, dan dialog antarumat beragama. Kepergian beliau meninggalkan kekosongan, tetapi juga warisan nilai yang akan terus hidup.

Deklarasi Jakarta–Vatikan

Perjalanan kebersamaan para pemuda lintas iman dengan Paus Fransiskus berpuncak pada audiensi khusus di Vatikan, 21 Agustus 2024.

Dalam kunjungan yang tak akan mereka lupakan seumur hidup itu, lahirlah Deklarasi Jakarta–Vatikan bertajuk “Keadilan dan Perdamaian untuk Dunia”.

Berikut isi lengkap deklarasi yang mereka tandatangani:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.