Pemkab Bangka Selatan Melindungi Habitat Ikan Endemik Tempala Mirah
📅 Kamis, 24 Apr 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalin kerja sama dengan tim peneliti dari Universitas Erlangga Surabaya, dalam melindungi habitat ikan endemik tempala mirah atau dikenal dengan nama ilmiah Betta burdigala.
"Kami menyambut baik kunjungan dan kerja sama yang terjalin ini dalam rangka melindungi dan membudidayakan ikan endemik tempala mirah yang hanya ditemukan di Bangka Selatan," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Bangka Selatan Risvandika saat menerima kunjungan Koordinator Penyelamatan Ikan Khusus Asia Tenggara Dr Nata Niel bersama tim peneliti ikan endemik dari Universitas Erlangga Surabaya di Toboali, Kamis (24/4).
Pemkab Bangka Selatan telah melakukan diskusi bersama tim Koordinator Penyelamatan Ikan Khusus Asia Tenggara dari Singapura, bersama Tim Peneliti Ikan Endemik dari Universitas Erlangga Surabaya dan Universitas Bangka Belitung yang tergabung dalam Organisasi Shoal Asap terkait langkah strategis dalam perlindungan dan melestarikan ikan Tempala Mirah.
"Ikan tempala mirah ini merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Bangka Selatan dan telah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) daerah yang harus dilestarikan dan dilindungi agar tidak punah," ujarnya.
Ia berharap pengetahuan yang diberikan tim peneliti dapat membantu pemerintah daerah dalam menjaga dan melindungi habitat Ikan tempala mirah serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi spesies ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semoga kunjungan ini memberikan edukasi yang bermanfaat bagi pemerintah daerah dan juga masyarakat sehingga mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian habitat ikan endemik tempala mirah," ujarnya.
Ketua Tim Peneliti Ikan Endemik dari Universitas Erlangga Surabaya Veril Ahmad berharap Bangka Selatan memiliki suaka ikan yang legal untuk melindungi dan membudidayakan ikan tempala mirah.
"Kami berharap ada langkah konkret untuk mengupayakan lokasi yang dapat dijadikan suaka ikan. Ini akan sangat membantu dalam usaha perlindungan spesies tempala mirah yang berasal dari Bangka Selatan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Koordinator Penyelamatan Ikan Khusus Asia Tenggara Dr Nata Niel mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemkab Bangka Selatan dalam konservasi spesies air tawar ikan tempala mirah.
Ia berharap sinergi dan kerja sama antara pihak terkait dapat berlanjut dan memberikan hasil yang positif bagi keberlanjutan konservasi ikan endemik tersebut.
"Kami yakin dengan kerjasama yang baik, konservasi ini juga dapat menarik perhatian pariwisata internasional karena keberadaan ikan endemik sangat menarik perhatian," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim peneliti menyerahkan 300 ekor benih ikan tempala mirah untuk disebarkan ke habitat alami di Kabupaten Bangka Selatan.
Penyebaran benih ikan yang dilakukan di rawa Desa Bikang dan Desa Serdang diharapkan dapat membantu memperkuat populasi ikan tempala mirah yang hanya ditemukan di pulau Bangka khususnya di Bangka Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!