Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bakal Dikemas Lebih Menarik, Gorontalo Karnaval Karawo Digelar pada Juni 2025

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 18:46 WIB | Oleh:
Bakal Dikemas Lebih Menarik, Gorontalo Karnaval Karawo Digelar pada Juni 2025 Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Peserta mengenakan pakaian kreasi pada Gorontalo Karnaval Karawo di Kota Gorontalo, Gorontalo, beberapa waktu lalu.

Bakal Dikemas Lebih Menarik, Gorontalo Karnaval Karawo Digelar pada Juni 2025

GORONTALO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo akan mengemas Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) tahun 2025, yang akan digelar pada 21-22 Juni mendatang agar semakin menarik dan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat audiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Aryanto Husain dan jajaran di ruang kerja Wakil Gubernur di Kota Gorontalo, Rabu (23/4).

"Salah satu kegiatan utama dalam GKK ini adalah Bincang Karawo," ucap Idah.

Ia mengusulkan agar kegiatan tersebut digelar di pendopo atau halaman rumah dinas Gubernur.

Selain menjadi ruang diskusi, di lokasi itu harus diramaikan dengan demo menyulam Karawo, pameran fashion Karawo, hingga aktivitas anak-anak yang mengenakan kostum Karawo, sambil bermain permainan tradisional.

"Konsep ini kami dorong agar tidak monoton seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita ingin Bincang Karawo lebih menarik dan menyentuh semua kalangan, termasuk anak-anak. Lalu kegiatan fashion show yang jalan itu jangan cuma orang dewasa, anak anak juga perlu dilibatkan," ucap Idah.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar ornamen Karawo tak hanya hadir dalam bentuk busana, tetapi juga diaplikasikan pada dekorasi yang akan dipakai seperti pada taplak meja tamu, bantal kursi, hingga tutup stoples atau apapun itu yang dipajang di lokasi acara.

Idah menginginkan keterlibatan paguyuban daerah dan komunitas perantauan untuk menampilkan kesenian khas mereka dalam GKK nantinya.

Tujuannya agar Gorontalo Karnaval Karawo makin semarak dan menjadi ruang ekspresi budaya yang inklusif.

"Ini bukan cuma soal Karawo. Tapi juga bagaimana kita angkat ekonomi kreatif dan libatkan semua elemen, termasuk paguyuban daerah," kata Idah.

Kegiatan lain dalam festival GKK yaitu Karawo Run, Jelajah Wisata Kuliner, Jelajah Wisata Nusantara dan lainnya. Diketahui nantinya akan dihadirkan pula kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Gorontalo, Sulawesi, Jawa, Sunda, hingga Sumatera. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Nasional
PT KAI Siapkan 472.659 Tike...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.