Hari Bumi, Gubernur Kalsel Sukseskan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa se-Indonesia
📅 Selasa, 22 Apr 2025, 13:30 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin menyukseskan Gerakan Menanam 1 Juta Pohon Matoa (Pometia Pinnata) se-Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag).
H Muhidin mengatakan gerakan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab manusia kepada bumi serta keberlangsungan hidup makhluk hidup lainnya yang ada di bumi. “Pohon Matoa yang kita tanam hari ini membawa harapan kita semua untuk udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, serta lingkungan yang lebih asri. Gerakan ini juga mencerminkan nilai-nilai spiritual dan ekologis yakni bagaimana iman dan ilmu lingkungan hidup jalan bersama,” katanya di Banjarbaru, Selasa (22/4).
Dukungan tersebut ditunjukkan Muhidin dengan melakukan penanaman pohon matoa secara simbolis di Halaman Mesjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.
Gerakan Menanam 1 Juta Pohon Matoa ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55 dan mewujudkan program ekoteologi, dimana pada momentum ini Provinsi Kalsel mendapatkan 10 ribu bibit pohon matoa.
Dia pun berharap melalui gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menanam pohon yang bermanfaat bagi kehidupan bersama di bumi ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sesuai yang tercantum dalam Al Quran yang memerintahkan kita untuk memelihara bumi dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan gerakan menanam pohon yang sudah dilaksanakan oleh negara melalui beberapa kementerian. Saya pun mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menanam pohon yang bermanfaat untuk menjaga keasrian lingkungan hidup di sekitarnya,” ujar dia.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalsel Muhidin atas dukungannya dalam mensukseskan Gerakan Menanam 1 Juta Pohon Matoa di Banua.
“Terima kasih atas dukungan Gubernur Kalsel melalui Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kalsel kita berkoordinasi untuk mendapatkanb10 ribu bibit pohon matoa ini,” kata Tambrin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 10 ribu bibit pohon matoa ini, lanjut Tambrin, akan dibagikan tingkat ponpes, madrasah, KUA, dan stakeholder lainnya untuk ditanam di lingkungan masing-masing.
“Menjaga dan merawat bumi bukan hanya tindakan sosial, tapi juga bentuk ibadah, seperti halnya yang diajarkan Rasulullah SAW yang menyerukan untuk menanam pohon meskipun besok kita tiada. Karena pohon itu untuk generasi yang akan datang,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!