Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PU Tingkatkan Irigasi di 8.000 Titik

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh:
PU Tingkatkan Irigasi di 8.000 Titik Doc: antara
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memperkuat infrastruktur irigasi di 8.000 lokasi melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU terus melaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

"Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Dody di Jakarta, Kamis (2/10).

Seperti dikutip dari Antara, dalam rangka mendukung ketahanan pangan sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus melaksanakan Program P3TGAI sebagai bagian dari program padat karya tunai pada tahun anggaran 2025.

Program ini tidak hanya meningkatkan infrastruktur irigasi, tetapi juga menyerap tenaga kerja secara luas di berbagai daerah di Indonesia.

P3TGAI tersebar di 8.000 lokasi di seluruh Indonesia. Hingga akhir September 2025, anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai 1,8 triliun rupiah. Progress fisiknya mencapai 54,52 persen dengan progress keuangan mencapai 76,88 persen. Melalui kegiatan ini, telah terserap 65.424 tenaga kerja dengan total 2.944.080 Hari Orang Kerja (HOK).

Dody menambahkan, pelaksanaan P3TGAI dilakukan dengan pola swakelola oleh kelompok masyarakat. Dengan mekanisme ini, dana yang dialokasikan langsung berputar di desa dan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.

“Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk aktif terlibat dalam pembangunan,” katanya.

Untuk tahun 2026, Kementerian PU telah menyiapkan rencana perluasan P3TGAI hingga 12.000 lokasi atau meningkat 50 persen dibanding tahun 2025. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar pembangunan infrastruktur dijalankan secara padat karya, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Secara keseluruhan, program padat karya 2025 telah menyerap lebih dari 147.518 tenaga kerja dengan total 4,61 juta HOK di berbagai bidang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

23 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.