Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepulauan Seribu Masih Jadi Pilihan untuk Libur Panjang

📅 Senin, 21 Apr 2025, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepulauan Seribu Masih Jadi Pilihan untuk Libur Panjang Doc: Antara
Ket. Wisatawan di dermaga yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu saat momentum libur Paskah 2025.

Jakarta - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu menyatakan kabupaten kepulauan di Provinsi DKI Jakarta tersebut masih menjadi pilihan bagi warga dalam menghabiskan masa libur panjang Paskah pada 18-20 April 2025.

"Momen libur Paskah yang dimulai sejak 18 April 2025 telah menarik minat ribuan wisatawan berkunjung ke Kepulauan Seribu," kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Parekraf Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan di Jakarta, Senin (21/4).

Ia mengatakan, tingginya kunjungan wisatawan ke daerah setempat berdampak pada perekonomian masyarakat dan pelaku usaha di Kepulauan Seribu. "Hal ini harus diimbangi dengan menjaga kebersihan lingkungan," kata dia.

Pihaknya mencatat 1.034 wisatawan mancanegara dan nusantara mengunjungi wilayah Kepulauan Seribu pada Minggu (20/4) dari berbagai dermaga. Mulai dari Dermaga Marina Ancol berjumlah (130 orang), Muara Angke (149 orang), Tanjung Pasir (688 orang) dan Cituis berjumlah 67 orang.

Selanjutnya, pada Sabtu (19/4) sebanyak 3.049 wisatawan mengunjungi daerah setempat, mereka datang dari beberapa pintu masuk, antara lain Dermaga Marina Ancol berjumlah 350 orang, Muara Angke (2.021 orang), Tanjung Pasir (542 orang) dan Cituis berjumlah 136 orang.

Sementara itu, di hari pertama libur Paskah pada Jumat (18/4) jumlah pengunjung tertinggi mencapai 3.551 wisatawan yang datang dari Dermaga Marina Ancol berjumlah 846 orang, Muara Angke (2.170 orang), Tanjung Pasir (437 orang) dan Cituis berjumlah 98 orang,

Menurut Sonti, mayoritas kunjungan ke pulau penduduk, pulau resort dan destinasi wisata lainnya yang ada di daerah setempat.

Ia menjelaskan, untuk menuju Kepulauan Seribu, wisatawan bisa mengakses Dermaga Kali Adem dan Marina Ancol dengan tarif yang berbeda-beda.

Melalui Dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp 80 ribu. Bisa juga menggunakan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp l74 ribu.

Sedangkan melalui Dermaga Marina Ancol tarifnya sekitar Rp175 ribu hingga Rp300 ribu. "Kami berharap para pelaku usaha di wilayah Kepulauan Seribu, dapat konsisten menjaga kenyamanan para wisatawan sehingga bisa kembali mengunjungi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.