Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bogor Sambut Kedatangan Mahkota Binokasih Secara Sakral

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 23:27 WIB | Oleh:
Bupati Bogor Sambut Kedatangan Mahkota Binokasih Secara Sakral Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Bupati Bogor Rudy Susmanto segera menyambut kedatangan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake secara sakral di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (21/4) siang.

Rudy di Cibinong, Minggu (20/4), menyebutkan mahkota para raja Sunda itu telah lama dinantikan kedatangan ke tanah Pajajaran. Mahkota seberat 8 kilogram itu pernah diminta untuk dihadirkan ke Kabupaten Bogor namun tak kunjung terealisasi.

"Ini tanpa kita rencanakan tiba-tiba dari Keraton Sumedang Larang, Mahkota Binokasih akan melaksanakan kirab dan mampir di Kabupaten Bogor," ujarnya.

Rudy menegaskan Pemkab Bogor tidak menyiapkan kirab Mahkota Binokasih secara mewah, melainkan secara sakral.

"Kami mempersiapkan tidak dengan cara yang mewah tetapi dengan cara yang sakral disambut oleh masyarakat Kabupaten Bogor bahwa inilah asal muasal cikal bakal Kerajaan Pajajaran sebelum Kabupaten Bogor berdiri," katanya.

Tujuan dari kirab mahkota itu adalah mengenang dan melestarikan sejarah budaya yang ada di Kabupaten Bogor. Kirab Mahkota Binokasih bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April dan masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.

Rudy mengimbau seluruh aparatur dan masyarakat yang mengikuti kirab untuk mengenakan pakaian adat khas Sunda. Pemkab Bogor juga menyiapkan 2.500 jajanan gratis untuk masyarakat.

"Kita kumpulkan pedagang kaki lima (PKL), supaya rakyat bisa menikmati bersama-sama dan semua makanan gratis buat rakyat," katanya.

Mahkota Binokasih Sanghyang Pake merupakan benda pusaka peninggalan Kerajaan Sunda yang berpindah ke Kerajaan Sumedanglarang.

Radya Anom Luky Djohari Soemawinata dari Kerajaan Sumedanglarang turut menjelaskan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ini bukan hanya sekadar barang pusaka yang dijaga dan dirawat, tetapi mahkota bersejarah yang menjadi simbol kasih sayang, kebijaksanaan, dan identitas budaya masyarakat Sunda.

"Dengan membawa mahkota ini dari Sumedang ke Kabupaten Bogor, menjadikan Kirab Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake bukan hanya bentuk seremoni, tetapi juga sebuah langkah edukatif dan reflektif dalam memperkenalkan kembali jatidiri bangsa yang berakar pada peradaban luhur Nusantara," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.