Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin peringati Jumat Agung

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin peringati Jumat Agung Doc: ANTARA/Gunawan Wibisono
Ket. Ribuan Umat Kristiani hadiri Misa Jumat Agung di Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin, Jumat (18/4).

Banjarmasin -- Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin memperingati Jumat Agung penuh khidmat dengan dihadiri ribuan Umat Kristiani yang ada di Kalimantan Selatan. 

Wakil Ketua II DPP Paroki Katedral Keluarga Kudus Albertus Bambang Utoyo di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan bahwa setiap rangkaian misa selama pekan suci dilaksanakan dua kali dalam sehari untuk menampung antusiasme umat.

"Kita selalu mengadakan misa dua kali, dari Kamis Putih juga dua kali, Jumat Agung dua kali, nanti malam Paskah juga dua kali, Hari Raya Paskah juga dua kali, yaitu Minggu pagi dan sore," jelas Albertus.

Albertus juga mengungkapkan, partisipasi umat menunjukkan peningkatan. Jalan Salib yang dilaksanakan pagi hari diikuti sekitar 300 anak-anak, sementara misa pertama pukul 15.00 WITA dihadiri sekitar 1.500 umat.

"Jika ditotal sampai Misa kedua pukul 18.00 WITA, kemungkinan mencapai 2.500 hingga 2.700 orang," tambahnya.

Sementara itu, Pastor Aloysius Darmakusuma MSF menjelaskan bahwa pekan suci tidak hanya berfokus pada hari Paskah, melainkan mencakup serangkaian peristiwa iman yang dimulai sejak Minggu Palma, dilanjutkan Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci.

Rangkaian ini menjadi wujud penghayatan mendalam terhadap perjalanan Yesus menuju penyaliban hingga kebangkitannya.

"Rangkaian trihari suci itu dimulai dengan Minggu Palma. Di situ mengenangkan peristiwa Yesus masuk Yerusalem. Kemudian pada hari Kamis Putih, itu hari Kamis diselenggarakan ibadat perayaan perjamuan terakhir," ucapnya.

Sedangkan, tambahnya, pada hari Jumat mengenangkan sengsara dan wafat Tuhan Yesus. Pada Sabtu disebut hari Sabtu Suci untuk menyongsong Vigili Paskah. Pada malam Paskah tersebut dirayakan Tuhan Yesus yang bangkit dari kematian sebagai sumber keselamatan bagi segenap umat.

Dia menekankan makna spiritual dari Jumat Agung yaitu dalam kehidupan umat Katolik adalah untuk memperingati sengsara dan wafat Tuhan Yesus.

"Adapun rangkaian kegiatan upacara, mulai dari merenungkan kisah sengsara, mendengarkan sabda tuhan, berdoa bersama, hingga penghormatan terhadap salib, yang menjadi lambang kebanggaan iman kami," ujar Pastor Aloysius.

Aloysius juga menjelaskan bahwa melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, umat Kristen Katolik menghayati kasih Allah dalam penebusan dosa manusia dan membebaskan dari kuasa maut.

"Dari salib itu dihayati Allah yang penuh kasih, Allah yang penuh berkat, melalui karya penyerahan diri Yesus Kristus melalui salib. Manusia ditebus dosa-dosanya, manusia dibebaskan dari kuasa maut, itulah yang kami ungkapkan dalam peribadatan hari Jumat Agung ini," tuturnya.

Pastor Aloysius berharap dengan perayaan pekan suci dapat meneguhkan iman umat dan membawa damai sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.