Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkum Menyalurkan Anggaran Rp2,251 Miliar untuk Organisasi PBH

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkum Menyalurkan Anggaran Rp2,251 Miliar untuk Organisasi PBH Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan pemberi bantuan hukum (PBH) di wilayah Kanwilkum Jawa Timur.

SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Timur menyalurkan anggaran sebesar Rp2,251 miliar untuk 91 organisasi pemberi bantuan hukum (PBH) terakreditasi yang ditunjuk Kemenkum.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (17/4), mengatakan hal ini sebagai komitmen pemerintah dalam menjamin akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu melalui penyediaan bantuan hukum gratis yang berkualitas.

"Sebagai tanda dimulainya pemberian bantuan hukum gratis itu, Kanwil Kemenkum menggelar penandatanganan kontrak dan pakta integritas olehorganisasi PBH," katanya.

Haris Sukamto menekankan bahwa bantuan hukum yang diberikan oleh para PBH harus menjunjung tinggi kualitas dan akuntabilitas.

"Bantuan hukum ini menggunakan anggaran negara, uang rakyat, maka harus benar-benar memberi dampak nyata dan tepat sasaran," ujarnya.

Haris juga memaparkan bahwa jumlah organisasi PBH terakreditasi di Jawa Timur meningkat signifikan dari 65 pada tahun 2024 menjadi 91 pada tahun 2025 dengan rincian, 13 terakreditasi A, 21 terakreditasi B, dan 57 terakreditasi C.

"Peningkatan ini menunjukkan komitmen yang makin kuat dari PBH dalam memberikan layanan hukum yang terstandar dan efektif," ucapnya.

Pada 2024, anggaran bantuan hukum di Jawa Timur mencapai lebih dari Rp6,6 miliar, mencakup 1.689 permohonan litigasi dan 788 kegiatan nonlitigasi. Namun, pada 2025, terjadi penurunan anggaran menjadi sekitar Rp2,25 miliar akibat kebijakan efisiensi sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

Meski begitu, Haris tetap mendorong PBH agar optimal dalam menjalankan peran, terutama melalui program Peacemaker Justice Award dan pelatihan paralegal di desa-desa.

Ia juga menggarisbawahi bahwa kasus penyalahgunaan narkotika dan perceraian masih mendominasi permintaan bantuan hukum.

"Dengan adanya program bantuan hukum ini, pemerintah membuktikan hadir dalam memenuhi akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu," katanya..

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.