Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Tim yang Berpotensi Besar Juara Hingga yang Bakal Terdegradasi dari Liga 1

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 17:19 WIB | Oleh:
Ini Tim yang Berpotensi Besar Juara Hingga yang Bakal Terdegradasi dari Liga 1 Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Pesepak bola Persib Bandung David Da Silva (tengah).

JAKARTA - Liga 1 Indonesia akan memasuki pekan ke-29 pada Kamis (17/4) dan dengan enam pertandingan tersisa untuk dimainkan, bisa dilihat tim yang berpotensi menjadi juara hingga tim yang bakal terdegradasi.

Setelah 28 pertandingan yang telah dijalani, terdapat sembilan tim yang masih memiliki potensi untuk menjadi juara secara matematis, lalu ada enam tim yang masih belum lolos dari bahaya jurang degradasi.

Selanjutnya, terdapat tiga tim yang dipastikan tidak memiliki peluang untuk menjadi juara dan sudah aman dari bahaya degradasi, yaitu PSBS Biak, Persita Tangerang, dan Persik Kediri.

Persib Bandung kendidat terkuat

Sembilan tim yang memiliki peluang untuk menjadi juara secara hitungan matematis tersebut, yaitu Persib Bandung, Dewa United, Persebaya Surabaya, Malut United, Persija Jakarta, PSM Makassar, Borneo FC, Arema FC, dan Bali United.

Persib Bandung menjadi yang terdepan untuk menjadi juara pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini sekaligus mempertahankan gelar juara. 

Pada enam pertandingan yang tersisa, skuad asuhan Bojan Hodak perlu mengamankan 11 poin demi memastikan gelar juara. Mereka bakal menghadapi Bali United, PSS Sleman, Barito Putera dan Persis Solo di kandang, dan bertandang ke markas Malut United serta Persita Tangerang.

Saat ini, Persib Bandung memiliki 58 poin dari 28 pertandingan, unggul delapan poin dari Dewa United di posisi kedua, sembilan poin dari Persebaya Surabaya di peringkat ketiga, 12 poin dari Malut United di tempat keempat serta 14 poin dari Persija Jakarta di posisi kelima.

Selanjutnya Dewa United menjadi pesaing terberat dari Persib Bandung dengan menempati peringkat kedua dengan 50 poin hasil dari 28 pertandingan.

Dewa United diwajibkan terus mendulang poin penuh pada enam pertandingan mereka, sembari berharap Persib Bandung takluk ketika menghadapi beberapa lawannya.

The Banten Warriors pada enam pertandingan tersisa dijadwalkan akan menghadapi Malut United, Persita Tangerang dan PSBS Biak di kandang, lalu bertandang ke markas PSS Sleman, Barito Putera serta Persis Solo.

Selanjutnya pesaing terberat kedua untuk Persib Bandung adalah Persebaya Surabaya yang kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 49 poin dari 28 laga.

Hampir serupa dengan The Banten Warriors, Persebaya Surabaya harus mendulang poin penuh pada enam pertandingan tersisa dengan dibarengi hasil negatif yang didapatkan oleh Persib Bandung dan Dewa United.

Persebaya Surabaya pada enam laga terakhirnya dijadwalkan akan menjamu Madura United, Semen Padang dan Bali United, sedangkan mereka akan bertandang ke markas Arema FC, Persik Kediri dan Borneo FC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.