Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Usaha Frozen Food Milik Purna Pekerja Migran Dapat Omzet Rp.500 Juta

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 23:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Keren, Usaha Frozen Food Milik Purna Pekerja Migran Dapat Omzet Rp.500 Juta Doc: KemenP2MI
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding (kiri) mengunjungi usaha frozen food milik purna pekerja migran Indonesia (PMI) bermerek Jempol Food di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (16/4).

JAKARTA-Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi usaha frozen food milik purna pekerja migran Indonesia (PMI) bermerek Jempol Food di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (16/4).

Menteri Karding menyempatkan berdialog dengan Bambang pemilik usaha frozen food tersebut, dan purna pekerja migran Indonesia lainnya yang sudah sukses berwirausaha.

“Ini mereka punya komunitas. Nah, komunitas ini mereka saling menularkan ilmu, skill dan ilmu usahanya. Sehingga relatif lebih maju,” kata Menteri Karding.

Saat mengetahui bahwa usaha Bambang terbilang sudah sukses, Menteri Karding mengungkapkan rasa senangnya.

Omzet usaha frozen food Bambang yang menjual kulit lumpia, dimsum, hingga mie, ditaksir telah mencapai 500 juta rupiah, Bambang juga telah mempunyai 40 karyawan.

“Ini yang diharapkan oleh Pak Prabowo sebenarnya. Pak Prabowo itu mendorong kami, mengarahkan kepada kami, memberi petunjuk kepada kami, bahwa tata kelola pekerja migran ini harus beroritentasi pada penciptaan lapangan kerja,” kata Karding.

“Ini yang menurut saya, saya senang dan cenderung terharu saya ini,” tambah Karding.

Menteri Karding mengungkapkan program pemberdayaan purna pekerja migran lewat pembentukan komunitas-komunitas akan dijalankan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI). Upaya itu diharapkan dapat mendorong mereka agar bisa mandiri berwirausaha.

“Nanti saya minta sama Pak Fahri Dirjen Pemberdayaan, dan Kepala BP3MI Yogya, untuk pakai model-model seperti ini, memberdayakan pekerja migran, model komunitas,” kata Karding.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.