Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR evakuasi 4 mahasiswa hanyut terjebak di hulu Sungai Bulawa

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Tim SAR evakuasi 4 mahasiswa hanyut terjebak di hulu Sungai Bulawa Doc: ANTARA/HO-BPBD Bone Bolango
Ket. Tim SAR gabungan dari KPP Gorontalo, TNI, Polri dan masyarakat melakukan apel persiapan evakuasi empat mahasiswa yang masih terjebak di hulu Sungai Bulawa Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (16/4).

Gorontalo -- im SAR gabungan berupaya melakukan evakuasi terhadap empat orang mahasiswa hanyut yang terjebak di hulu Sungai Bulawa di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango Achril Y. Babyonggo di Gorontalo, Rabu, mengatakan sejak pukul 02.14 Wita dini hari, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP), TNI, Polri dan masyarakat, telah diberangkatkan untuk menjemput para korban yang terjebak di hulu sungai.

"Tim telah berada di lokasi untuk menjemput empat korban selamat yang masih terjebak di hulu sungai," kata Achril.

Ia mengatakan empat korban selamat yang dievakuasi yakni Nirmawati Musa warga Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Lisda B Laindjong asal Buol Sulawesi Tengah, Ahmad Firli Aprilio Mamonto warga Kotamobagu Sulawesi Utara, serta Alif Rahmat Sandhi yang merupakan warga Isimu, Kabupaten Gorontalo.

Empat orang mahasiswa itu, sebelumnya hanyut terbawa arus banjir bandang dan diinformasikan telah ditemukan dalam kondisi selamat, serta sudah berada bersama-sama dengan tim SAR dan warga, namun masih terjebak di hulu sungai akibat aliran air cukup deras.

Ditambah lagi, kata dia, saat ini hampir sebagian besar wilayah setempat tengah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sehingga mempengaruhi proses evakuasi.

Selain jarak pandang terbatas, kata dia, kondisi fisik para korban juga sudah mulai menurun karena belum makan, sehingga tim gabungan yang naik ke lokasi, membawa logistik serta pakaian kering.

"Pagi ini juga tim kedua telah menuju ke lokasi para korban terjebak, berupaya untuk mengevakuasi sesuai prosedur penyelamatan," kata dia.

Sebelumnya dari 10 orang mahasiswa yang dinyatakan hanyut terseret banjir bandang saat kembali dari lokasi kegiatan praktik pemetaan wilayah, tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia dan telah berhasil dievakuasi.

Mereka adalah Alfateha Ahdania Ahmadi asal Ratatotok Sulawesi Utara dan Sri Maghfira Mamonto warga Inobonto Sulawesi Utara, serta Regina Malaka warga Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Sementara korban selamat lainnya yang sudah dievakuasi yakni Fiqri Fariz K Pakaya warga Palele Sulawesi Tengah, Risman Ahmad asal Taliabu Maluku Utara dan Sukirman Satar asal Kambani Sulawesi Tengah.

Tim SAR dan warga serta orang tua para korban berharap proses evakuasi berlangsung lancar, mengingat saat ini sebagian besar wilayah tersebut masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

27 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.