Satu korban hanyut di Sungai Bulawa berhasil ditemukan tim SAR
📅 Rabu, 16 Apr 2025, 16:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO- BPBD Bone Bolango.
Gorontalo --0 Seorang mahasiswa yang hanyut terseret banjir bandang di Sungai Bulawa Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango Achril Y. Babyonggo di Gorontalo, Rabu, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah berhasil dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tombulilato.
"Korban terakhir yang ditemukan adalah Regina Malaka, seorang mahasiswi yang merupakan warga Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato," kata Achril.
Dengan ditemukan jenazah Regina Malaka, total korban meninggal dalam musibah ini bertambah menjadi tiga orang, di mana dua lainnya yang terlebih dahulu ditemukan yakni Alfateha Ahdania Ahmadi asal Ratatotok Sulawesi Utara dan Sri Maghfira Mamonto asal Inobonto Sulawesi Utara.
Ia mengatakan dua orang korban selamat lainnya yang sebelumnya telah dievakuasi ke RSUD Tombulilato yaitu Fiqri Fariz K Pakaya warga Palele, Provinsi Sulawesi Tengah dan Risman Ahmad asal Taliabu, Provinsi Maluku Utara, karena mengalami luka-luka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu untuk korban selamat lainnya yakni Sukirman Satar asal Kambani, Sulawesi Tengah, Nirmawati Musa asal Buntulia Gorontalo, Lisda B Laindjong asal Buol Sulawesi Tengah, Ahmad Firli Aprilio Mamonto asal Kotamobagu Sulawesi Utara dan Alif Rahmat Sandhi asal Isimu, Gorontalo, sedang dalam proses evakuasi.
Berdasarkan informasi terkini yang telah berhasil dihimpun di lokasi, total korban yang berhasil dievakuasi enam orang, terdiri dari tiga meninggal dunia dan tiga lainnya selamat.
Untuk empat korban lainnya yang masih terjebak di hulu sungai bersama masyarakat dan tim SAR dipastikan dalam keadaan selamat."Saat ini posko SAR sementara mempersiapkan pengiriman logistik dan pakaian kering menuju lokasi dimana empat korban berada. Kami berupaya untuk melakukan evakuasi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!