Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Tangkap Komplotan Perampok Mobil Taksi Daring di Surabaya

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Polisi Tangkap Komplotan Perampok Mobil Taksi Daring di Surabaya Doc: ANTARA/Hanif Nasrullah
Ket. Sejumlah petugas membawa kompolotan pelaku perampokan mobil sopir taksi daring di kantor Polrestabes Surabaya, Rabu (16/4/2025).

Surabaya - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap komplotan perampok mobil sopir taksi daring di Surabaya, yakni ISM (25), warga Sidoarjo dan AK (42), ATM (42), serta AR (46), semuanya warga Cirebon.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan menjelaskan ISM dan AK awalnya memesan taksi secara luring dari sebuah minimarket di Jalan Letjen Sutoyo, Waru, Sidoarjo.

"Keduanya menyamar sebagai penumpang dan meminta diantar ke SMPN 57 Surabaya," kata Kombes Pol Lutfhie saat konferensi pers di Lapangan A Polrestabes Surabaya, Rabu (16/4).

Namun, kata dia, karena lokasi tujuan ramai, pelaku mengubah tujuan ke sekitar STIE Mahardika, Jalan Wisata Menanggal Surabaya, yang dinilai lebih sepi.

Sesampainya di lokasi, AK yang duduk di belakang langsung membekap korban menggunakan jaket. ISM kemudian memukuli dan melakban wajah korban hingga tidak berdaya. Kemudian, korban diseret ke kursi belakang lalu dibawa ke kebun tebu di kawasan Wonoayu, Sidoarjo.

"Setelah merampas mobil korban, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi terluka," ucapnya.

Selanjutnya, mobil berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) milik korban kemudian dibawa ke Cirebon. Di sana, ISM dan AK menawarkan kendaraan tersebut kepada AR yang lantas menghubungi ATM untuk menjualnya.

"Mobil dijual Rp16,9 juta, dengan Rp2,9 juta diambil oleh AR, dan sisanya dibagi dua," tuturnya.

Sepuluh hari setelah kejadian, kata Kombes Pol Lutfhie, ISM menyerahkan diri ke Polsek Waru, karena mengaku teringat ayahnya yang sedang dirawat akibat penyakit asma dan merasa bersalah terhadap korban.

Selain itu, pelaku juga mengaku jika perampokan itu baru pertama kali dilakukannya karena diajak oleh AK dan uang hasil kejahatan digunakan untuk makan serta persiapan Lebaran.

Dari pengakuan ISM juga, polisi akhirnya berhasil menangkap tiga tersangka lainnya di wilayah Cirebon dan Kuningan pada 10 April 2025.

Selain itu, mobil bernomor polisi L 1283 AJD juga telah diamankan untuk dijadikan barang bukti di Polrestabes Surabaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemkot Bandung Fasilitasi 40 Pekerja ke Jepang

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Fasilitasi 4...

Kemenpar : Baju Kurung adalah Budaya Melayu Lintas Negara

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Kemenpar : Baju Kurung adal...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.