Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minat IPO Tetap Tinggi

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Minat IPO Tetap Tinggi Doc: antara
Ket. Aksi Korporasi - Minat IPO Tetap Tinggi

JAKARTA – Meskipun ada tantangan seperti volatilitas pasar, ketidakpastian global, atau suku bunga tinggi, perusahaan- perusahaan masih sangat tertarik untuk mencari dana melalui pasar modal. Minat yang tetap tinggi ini menandakan bahwa pasar modal Indonesia masih dipandang sebagai sumber pendanaan yang strategis, bahkan ketika situasi global belum sepenuhnya stabil.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat 32 perusahaan berada dalam antrean (pipeline) akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di tengah volatilitas pasar saham domestik maupun global. Sampai 10 April 2025, sebanyak sebelas perusahaan telah melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, dengan dana dihimpun mencapai 5,92 triliun rupiah.

 “Hingga saat ini, terdapat 32 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dari 32 perusahaan itu, Nyoman merincikan sebanyak 17 perusahaan masuk kategori beraset skala menengah antara 50-250 miliar rupiah, merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/ POJK.04/2017.

Kemudian, sebanyak 12 perusahaan beraset skala besar dengan aset di atas 250 miliar rupiah, serta sebanyak tiga perusahaan beraset skala kecil dengan aset di bawah 50 miliar rupiah. Salah satu perusahaan yang telah merealisasikan IPO adalah PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Fore Coffee). Sejak pembukaan perdagangan, Senin (14/4) hingga pukul 10.30 WIB, saham FORE terpantau stabil di batas atas atau auto reject atas (ARA), dengan kenaikan sebesar 64 poin atau 34,04 persen ke level 252 rupiah per saham.

 “Strategi yang kami implementasikan adalah investasi jangka panjang untuk memperkokoh fondasi bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta bagian dari komitmen Fore Coffee untuk terus berinovasi memberikan kualitas kopi premium yang terjangkau,” ujar CEO Fore Coffee Vico Lomar di Jakarta, Senin (14/4).

Dari IPO, perseroan menghimpun dana segar sebesar 353,44 miliar rupiah. Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis di lingkup domestik, termasuk pembukaan 140 gerai baru dalam dua tahun ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.