Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tren DBD di Jakarta Barat Terus Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Tren DBD di Jakarta Barat Terus Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada Doc: antara foto
Ket. Cegah DBD dengan membasmi jentik nyamuk.

JAKARTA - Tren warga yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk aedes aegypti di Jakarta Barat (Jakbar) terus meningkat sejak awal2025. Untuk itu, masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Sudinkes Jakbar) menyampaikan pada Januari 2025 terdapat 186 kasus DBD yang dilaporkan. Jumlah itu terus bertambah pada Februari menjadi 211 kasus dan pada Maret menjadi 254 kasus.

“Trennya meningkat dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan sampai 10 April pukul 12.30 WIB, terdapat 53 kasus DBD,” tutur Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Barat, Arum Ambarsari melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (15/4).

Arum menyebut faktor kelembaban dan suhu udara menjadi faktor utama naiknya eskalasi kasus DBD di wilayah setempat. “Berdasarkan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), kesesuaian iklim untuk DBD pada Februari 2025, kelembaban udara mencapai 81 persen, di mana kelembaban optimum untuk nyamuk berada pada kisaran 71-83 persen,” ucap Arum di Jakarta, Jumat lalu.

Sementara suhu udara di Jakarta Barat berkisar 25-32° Celcius (C), di mana suhu rata-rata optimum untuk perkembangan nyamuk berkisar dari 25°-27°C. “Prediksi angka insiden DBD bulanan di Jakarta Barat itu 7,1 kasus per 100.000 penduduk," ujar Arum.

Sudinkes Jakbar terus menggencarkan pemantauan vektor atau jentik nyamuk DBD dengan melakukan sidak jentik nyamuk ke rumah-rumah warga melalui peran juru pemantau jentik (jumantik). “Pemantauan itu dilakukan melalui peran masyarakat dan meningkatkan promosi kesehatan terkait DBD,” imbuh Arum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.