Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gurun Dengan Populasi Tertinggi

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 06:11 WIB | Oleh:
Gurun Dengan Populasi Tertinggi Doc: AFP/ ASIF HASSAN
Ket. Perempuan Pakistan membawa kendi tanah liat saat mereka berjalan melewati seekor merak di desa Buphohar di Gurun Thar, provinsi Sindh selatan.

Gurun Thar di India telah lama diidentikkan dengan tempat tandus dan orang awam hampir tidak akan mempertimbangkan untuk mengunjungi bagian India ini. Namun, terlepas dari keanehannya, ada beberapa fakta tentang Gurun Thar yang mungkin mendorong orang untuk menjelajahi wilayahnya.

Berada di India dan Pakistan gurun ini berada di wilayah subtropis dikenal dengan gurun dengan populasi paling padat. Sekitar 40 persen populasi manusia di Rajasthan tinggal di Gurun Thar. Gurun ini membentang dari sungai Sutlej dan dikelilingi oleh Rann Besar Kutch, Pegunungan Aravalli, dan Sungai Indus.

Gurun Thar diyakini sebagai gurun paling beradab di dunia. Alasannya adalah karena dari semua gurun di dunia, Thar memiliki jalan, infrastruktur, dan pemukiman manusia yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa peradaban berkembang pesat di wilayah Thar sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Gurun Thar menandai perbatasan India dan Pakistan. Sekitar 85 persen Gurun Thar berada di India dan sisanya di Pakistan. Di India saja, gurun ini membentang hingga ke Gujarat, Haryana, dan Punjab.

Ribuan tahun yang lalu, sungai Sarasvati mengalir melalui Gurun Thar dalam perjalanannya menuju Samudra Hindia. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi iklim Thar yang semakin kering menyumbat sungai tersebut.

Sementara itu menurut legenda yang disebutkan dalam Ramayana, Dewa Rama, selama pengasingannya di hutan, menciptakan Gurun Thar. Dalam pencariannya untuk istrinya Sita, Rama harus menyeberangi lautan dari Rameshwaram saat ini untuk mencapai Lanka (Sri Lanka). Ia berdoa kepada dewa lautan selama beberapa hari agar air laut dapat surut dan membuka jalan bagi Rama dan pasukannya untuk maju menuju Lanka.

Selama ini wilayah Gurun Thar yang tandus menghasilkan tanaman herba seperti kaktus, nimba, khejri, akasia nilotica dan lain-lain. Semua tanaman ini dapat beradaptasi dengan suhu tinggi atau rendah dan kondisi iklim yang sulit.

Gurun ini juga merupakan rumah bagi penghuni alam liar seperti macan tutul, kucing hutan Asia (Felis silvestris ornata), chousingha (Tetracerus quadricornis), chinkara (Gazella bennettii), rubah gurun Bengal (Vulpes bengalensis), antelop hitam (antelop), dan beberapa spesies reptil.

Beberapa jenis makhluk bersayap yang terancam punah juga merupakan penghuni gurun ini. Berkat pemanenan air dan pengelolaan tanah secara teratur, Gurun Thar telah berubah menjadi lokasi yang kaya air, yang menawarkan tanaman gurun asli dan tempat bersarang bagi burung-burung.

Wilayah gurun Thar idealnya dapat dijelajahi dengan bantuan safari unta atau jip. Dari keduanya, safari unta lebih disukai oleh para wisatawan. Safari ini menampilkan tur ke kota Jaisalmer dan Benteng Mehrangarh. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.