Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Komentar Fajar/Rian saat Terhenti Pada Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

📅 Jumat, 12 Apr 2024, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Komentar Fajar/Rian saat Terhenti Pada Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Doc: ANTARA/HO/PP PBSI
Ket. Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat berlaga di perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di Ningbo, China, Jumat (12/4/2024).

Jakarta - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyoroti pentingnya menjaga fokus dalam setiap poin setelah langkah mereka terhenti pada babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di Ningbo, China, Jumat.

Fajar/Rian menyerah 19-21, 21-12, 17-21 kepada unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

"Sebagai bahan evaluasi, kami harus selalu fokus, baik saat unggul maupun ketinggalan. Tidak boleh lengah dan harus siap, apa pun kondisinya," kata Rian dalam keterangan singkat PP PBSI pada Jumat.

Unggulan ketujuh dalam kejuaraan ini menilai pasangan tuan rumah dapat bermain lebih lepas.

Liang/Wang juga mendapatkan dukungan suporter tuan rumah yang menyuntikkan semangat dan sebaliknya menguji mental pemain lawan.

"Kami sebenarnya sudah mencoba menampilkan permainan terbaik. Cuma hari ini lawan bermain sangat baik," kata Rian.

Meskipun dipaksa bermain rubber game oleh Fajar/Rian, Liang/Wang bisa mengejar poin pada momen-momen krusial sehingga tekanan berbalik ke Fajar/Rian.

Bola-bola sulit yang berusaha ditempatkan Fajar/Rian mampu mereka ladeni dengan cepat dan taktis, sehingga angka Liang/Wang terus bertambah.

"Beberapa kali bola yang seharusnya sudah mati, tetapi masih bisa dikembalikan lawan. Ini yang membuat lawan jadi makin percaya diri," kata Rian.

"Tadi di gim pertama kami sempat unggul 19-16 tetapi lawan bermain tanpa beban untuk bisa mengejar satu poin demi satu poin dan malah bisa menang."

Tunggal putra Jonatan Christie masih menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam semifinal BAC 2024, setelah Anthony Sinisuka Ginting kalah 8-21, 10-21 dari wakil tuan rumah Li Shi Feng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.