Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Kota Malang: Promosi wisata redam dampak efisiensi ke perhotelan

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 16:40 WIB | Oleh:
DPRD Kota Malang: Promosi wisata redam dampak efisiensi ke perhotelan Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji (kiri) bersama Ketua PHRI setempat Agoes Basoeki (kanan) ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (15/4).

Malang, Jawa Timur -- Komisi B DPRD Kota Malang, Jawa Timur mendorong optimalisasi promosi wisata sebagai solusi meredam dampak efisiensi anggaran di pemerintah ke sektor usaha perhotelan di wilayah setempat.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji di Kota Malang, Selasa mengatakan, pengenalan potensi wisata harus masif dilakukan untuk menarik wisatawan, sehingga pendapatan pihak hotel, khususnya dengan model convention tidak hanya bergantung agenda kepemerintahan.

"Wisata di sini sudah terbentuk, seperti Kayutangan, Kampung Warna Warni, dan lainnya itu lebih dipromosikan, harapannya untuk mengoptimalkan kunjungan wisata di luar pemerintahan," kata Bayu.

Menurut dia, memasifkan pemasaran sektor wisata merupakan bagian dari timbal balik kontribusi yang selama ini selalu diberikan oleh para pelaku usaha perhotelan.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, sepanjang 2024 pemkot setempat memperoleh sebanyak Rp56 miliar dari hasil pajak hotel.

Kemudian, hingga triwulan pertama 2025 besaran pajak hotel yang telah diterima oleh Pemkot Malang sebesar Rp14 miliar dengan rincian pendapatan dari sektor tersebut pada Januari Rp6 miliar, Februari Rp4,6 miliar, dan Maret Rp3,4 miliar.

"Teman-teman dari PHRI Kota Malang sudah memberikan kontribusi luar biasa, karena membayar pajak itu sudah konkret memberikan sumbangsih terhadap pembangunan kota ini," ucap dia.

Selain itu, dia meminta juga pemkot bisa merancang strategi yang sifatnya adalah jangka panjang dengan tetap menyesuaikan pada kebijakan dari pemerintah pusat.

"Misal tentang perizinan, kami sudah menyampaikan ini bukan hanya di DPM-PTSP, ada di DLH dan segala macam, sehingga bisa dipermudah," kata dia.

Sementara itu, Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basoeki mengatakan, salah satu hal yang diharapkan oleh pihaknya adalah penguatan pada promosi pariwisata.

Sebab, kini pengelola hotel sudah tidak bisa bergantung kepada agenda pemerintah, tetapi memprioritaskan dengan menyasar masyarakat umum dan pihak swasta.

"Ini program promosi yang memang harus dipertajam lagi. Kemarin itu belum maksimal jalannya nah ini didorong harusnya," kata Agoes.

Apalagi, tren yang sedang marak adalah banyak komunitas menyelenggarakan agenda di Kota Malang, hal itu bisa menjadi peluang untuk disasar agenda promosi oleh pemkot.

Kendati demikian, Agoes memastikan PHRI akan senantiasa membantu pemerintah setempat dalam melaksanakan pemasaran pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...

Grossi: PBB Perlahan Kehilangan Peran

49 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Grossi: PBB Perlahan Kehila...

Produk Impor Bikin UMKM Sulit Bersaing

49 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Produk Impor Bikin UMKM Sul...
Olahraga
Dukungan CAF untuk Infantin...
Olahraga
Tes Genetik WTA Dimulai, Pe...

Polres Situbondo Distribusikan Air Bersih ke Desa Kekurangan Air

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polres Situbondo Distribusi...

Setelah 1.120 Hektare Terdampak Karhutla Bromo Akhirnya Terkendali

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Setelah 1.120 Hektare Terda...
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.