Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan Lebat

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 20:07 WIB | Oleh:
Waspada! Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan Lebat Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi hujan lebat

MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Senin (14/4) siang dan malam.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Alkhairat, di Medan, Minggu, mengatakan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi wilayah lereng barat, pantai barat dan pegunungan.

Secara umum cuaca pada Senin (14/4) pagi cerah berawan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.

Siang hingga sore berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah di Sumatera Utara seperti di Nias Barat, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara.

Malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di Pakpak Bharat, sementara pada dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Batubara, Dairi, Humbahas, Karo, Sidempuan, Sibolga, Madina, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Barat, Samosir, Tapsel, Tapteng, Taput, dan Toba.

Suhu udara rata-rata 14- 31 derajat Celcius, kelembaban udara 84 hingga 99 persen dan angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 3-5 km per jam.

"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah pantai barat, lereng barat dan pegunungan di Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor," katanya.

Sementara Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizky Fadillah Pratama, mengatakan, gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sumatera Utara yang berlaku dari 13 hingga 16 April 2025.

Gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan Kepulauan Batu.

Bibit Siklon 96 S di Laut Timor memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan 4-22 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian barat dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.