Tim SAR Terjunkan Jetski Cari Wisatawan yang Hilang Terseret Mmbak Parangtritis
📅 Minggu, 13 Apr 2025, 19:48 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Humas Basarnas Yogyakarta
BANTUL - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menerjunkan jetski untuk melakukan operasi pencarian hari kedua terhadap Pujo (35), wisatawan asal Banjarnegara Jawa Tengah yang terseret ombak Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (12/4) siang.
"Operasi SAR hari kedua, SRU -search and rescue unit- 1 melaksanakan pencairan menggunakan jetski Polairud DIY dan Satlinas Rescue Istimewa Wilayah 3 dengan area pencarian satu NM -nautical mile- di sekitar LKP -last know position-," kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam keterangannya di Bantul, Minggu sore.
Kemudian SRU dua melaksanakan pencarian visual darat menggunakan beach patrol dan motor trail ke arah barat dan timur sejauh satu kilometer dari LKP.
"Sementara SRU tiga melaksanakan pencarian via udara menggunakan drone thermal ke arah timur dan barat sejauh satu kilometer dari LKP," katanya.
Dia menjelaskan, sebelumnya tim SAR gabungan juga berencana menggunakan perahu jukung untuk operasi pencarian, namun karena ombak cukup tinggi, maka tidak jadi dikeluarkan, namun yang berhasil keluar hanya jetski.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, katanya, hingga Minggu (13/4) pukul 17.00 WIB, hasil dari upaya pencarian korban Pujo, wisatawan asal Banjarnegara tersebut belum membuahkan hasil, masih nihil, atau korban yang dilaporkan kecelakaan laut pada Sabtu (12/4) siang belum ditemukan.
"Operasi SAR hari ini berjalan aman dan lancar. Dan operasi pencarian akan dilanjutkan dengan pemantauan kembali pada Senin 14 April mulai pukul 06.00 WIB," katanya.
Sebelumnya, pada Sabtu (12/4) sekitar pukul 11.30 WIB korban yang bersama rombongan wisatawan asal Banjarnegara Jawa Tengah itu tiba di Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, dan sekitar pukul 12.00 WIB bersama rombongan bermain di kawasan pantai.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Korban sudah sempat diperingatkan beberapa kali oleh petugas yang berjaga di lokasi, namun peringatan itu kurang ditaati, sehingga korban terseret arus ke tengah dan tenggelam," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!