Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Mudik dan Arus Balik Lebaran di Bandara Manokwari Menurun

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penumpang Mudik dan Arus Balik Lebaran di Bandara Manokwari Menurun Doc: ANTARA
Ket. Kepala UPBU Kelas II Rendani Herman Sujito (kanan) dan Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IX Sigit Pramono (kiri) saat menekan bel tanda berakhirnya posko terpadu mudik lebaran Bandara Rendani, Jumat (11/4/2025).  

MANOKWARI– Pergerakan penumpang saat arus mudik maupun arus balik lebaran 2025 di Bandara Rendani, Manokwari, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Herman Sujito di Manokwari, Sabtu (12/4), mengatakan jumlah penumpang yang tiba di Bandara Rendani Manokwari pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025 tercatat sebanyak 9.601 orang. Pada masa angkutan Lebaran 2024, jumlah penumpang yang tiba di Bandara Manokwari tercatat sebanyak 12.114 orang.

"Jumlah penumpang yang datang mengalami penurunan sebanyak 2.513 orang atau 21 persen,” ujar Herman saat pembubaran Posko Terpadu Mudik Lebaran 2025 di Bandara Rendani.

Kondisi serupa juga terjadi pada penumpang yang berangkat dari Bandara Rendani.Total penumpang berangkat pada masa angkutan Lebaran 2025 sebanyak 12.610 orang, sedangkan pada musim Lebaran 2024 berjumlah 16.350 orang.

"Pergerakan penumpang berangkat, turun sebanyak 3.740 orang atau 23 persen," jelasnya.

Puncak penumpang tiba di Bandara Rendani Manokwari terjadi pada tanggal 7 April dengan total sebanyak 752 orang. Adapun puncak penumpang berangkat dari Bandara Rendani Manokwari terjadi pada 29 Maret 2025 dengan total sebanyak 824 orang.

Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IX Sigit Pramono menyebut, secara umum tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan angkutan udara Lebaran 2025 di Bandara Rendani.

Transportasi udara tetap diminati oleh masyarakat untuk melakukan perjalanan selama periode angkutan Lebaran 2025.

"Semua dapat berjalan baik karena adanya sinergisitas semua pemangku kepentingan yang berada di bandara udara. Tidak ada keterlambatan pesawat, selain itu cuaca selama masa mudik lebaran juga cukup mendukung," jelas Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Daerah
Polda dan 22 Ormas se-Bante...
Advertisement
hut ri 81
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.