Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tercatat Sebanyak 348 Gempa Vulkanik Dangkal akibat Aktifitas Gunung Awu di Sangihe

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 21:38 WIB | Oleh:
Tercatat Sebanyak 348 Gempa Vulkanik Dangkal akibat Aktifitas Gunung Awu di Sangihe Doc: ANTARA/HO-POS PGA AWU
Ket. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 348 gempa vulkanik dangkal Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

MANADO - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 348 gempa vulkanik dangkal Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

"Terekam juga sebanyak 62 kali gempa frekuensi rendah, 34 kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa tektonik lokal dan sebanyak 307 kali gempa tektonik jauh," kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid AN di Manado, Kamis (10/4).

Dalam laporan aktifitas Gunung Awu yang dibagikan Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Juliana D J Rumambi juga disebutkan energi gempa vulkanik secara keseluruhan yang berdasarkan nilai perataan amplitudo rekaman gempa RSAM (Real Time Seismic Amplitude Measurement) menunjukkan nilai fluktuatif.

Pada periode tanggal 16 – 31 Maret 2025, grafik RSAM secara umum masih mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kegempaan.

Kondisi kegempaan saat ini mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya, terutama pada gempa frekwensi rendah yang meningkat dari empat kejadian menjadi 62 kejadian.

Sedangkan gempa vulkanik dangkal masih sama dengan periode sebelumnya dengan rata-rata 21 kejadian per hari.

Berdasarkan hasil evaluasi, kata Muhamad Wafid, pengamatan visual kawah Gunung Awu tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak awal bulan Juli 2024.

Pada periode 16 – 31 Maret 2025 embusan asap kawah berfluktuasi berkisar antara 10 – 200 meter (dominan 20 meter) di atas kubah lava yang menunjukkan bahwa aktivitas hembusan asap kawah masih berfluktuasi dan tidak terjadi peningkatan yang menerus dan signifikan.

Masih terjadinya rentetan gempa vulkanik dangkal, kata dia, maka proses pelepasan tekanan dan peretakan batuan yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba, masih aktif terjadi.

Sementara meningkatnya gempa frekuensi rendah menunjukkan meningkatnya pergerakan fluida di dalam tubuh Gunung Awu.

Dari hasil pengamatan visual, kegempaan dan deformasi, menunjukkan bahwa aktivitas magmatik masih terjadi secara aktif, meskipun aktivitas embusan asap kawah tidak banyak mengalami perubahan.

Proses akumulasi tekanan serta pergerakan fluida masih terjadi dengan masih terekamnya gempa vulkanik dangkal, gempa vulkanik-dalam, dan gempa frekwensi rendah dengan jumlah masih di atas normal.

Kejadian peningkatan kegempaan secara tiba-tiba (swarm gempa vulkanik) seperti pada tanggal 24 - 25 Agustus 2024 masih perlu diwaspadai di masa mendatang mengingat proses tersebut dapat terjadi secara tiba-tiba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.