Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surakarta Banjir, Enam Unit Pompa Dimanfaatkan untuk Menyedot Air

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 17:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Surakarta Banjir, Enam Unit Pompa Dimanfaatkan untuk Menyedot Air Doc: ANTARA
Ket. Petugas badan penanggulangan bencana mengoperasikan mesin pompa untuk menyedot banjir di Selopampang, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (9/4/2025).

JAKARTA– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi respons cepat tim petugas gabungan dalam mengatasi banjir di Kota Surakarta, Jawa Tengah, dengan memanfaatkan enam unit pompa penyedot air.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa dengan upaya tersebut maka banjir yang menggenangi tiga wilayah kecamatan di Surakarta itu bisa segera surut dan memungkinkan aktivitas masyarakat setempat kembali normal.

"Pada hari ini, Kamis, banjir di wilayah tersebut dilaporkan telah surut dibantu sistem pompanisasi," kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa Kota Surakarta dan sebagian wilayah sekitarnya diguyur hujan berintensitas deras selama beberapa hari terakhir atau setidaknya, sejak Selasa (8/4) dini hari.

BNPB mengkonfirmasi tingginya intensitas hujan tersebut tak mampu dibendung saluran irigasi sehingga air meluap dan menggenangi wilayah Kecamatan Banjarsari, Selopampang dan Laweyan di Surakarta.

Berdasarkan data dari tim reaksi cepat BPBD Surakarta, sedikitnya ada sebanyak 125 unit rumah warga dan tiga ruas jalan tergenang oleh banjir dengan ketinggian rata-rata 40–70 sentimeter sampai dengan Rabu malam itu.

Melihat kondisi banjir itu, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta setempat bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Jawa Tengah untuk mengatasi banjir dengan mengoperasikan sejumlah pompa penyedot air yang ada.

"Empat pompa milik BBWS dan dua pompa alkon dari BPBD Kota Surakarta yang dioperasikan," kata Abdul.

Dia menambahkan, kondisinya saat ini warga sudah mulai melakukan pembersihan lingkungan dari material lumpur sisa banjir, dan dalam pendampingan tim petugas gabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.