Hadapi El Nino, Pompanisasi Dipacu demi Keamanan Pangan di Jawa
Selasa, 08 Apr 2025, 00:00 WIBMAJALENGKA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan program pompanisasi yang digencarkan pemerintah, mampu meningkatkan produksi padi di Pulau Jawa hingga 2,8 juta ton di tengah fenomena iklim El Nino.
âPompanisasi ini yang mengangkat produksi di Pulau Jawa, itu menaikkan produksi kurang lebih 2,8 juta ton di saat El Nino,â kata Amran saat mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya di Majalengka, Jabar, Senin (7/4).
Dia mengatakan berkat program tersebut, produksi beras nasional pada Januari hingga Maret 2025 mengalami peningkatan signifikan.
Dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada April 2025, potensi luas panen nasional sekitar 1,59 juta hektare dengan estimasi produksi 8,63 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 4,97 juta ton beras.
Adapun data produksi dari Januari-April 2025, kata dia, yakni sebanyak 13,94 juta ton GKG.
âProduksi kita meningkat 52 persen di Januari, Februari dan Maret,â katanya.
Selain dampak pompanisasi, Amran juga menyoroti kebijakan penyederhanaan distribusi pupuk yang mampu mempermudah petani dalam mendapatkan akses pupuk bersubsidi.
Dia menjelaskan penyaluran pupuk kini menjadi lebih efisien, setelah adanya Instruksi Presiden yang memangkas birokrasi panjang.
âSebelumnya harus ditandatangani 12 menteri, 38 gubernur, dan 500 wali kota dan bupati se-Indonesia. Sekarang, dari Menteri Pertanian langsung ke pabrik, lalu pabrik langsung ke gabungan kelompok tani (gapoktan),â ujarnya.
Perombakan Direksi
Lebih lanjut, Amran menuturkan capaian peningkatan tajam serapan beras oleh Perum Bulog setelah dilakukan pergantian direksi dan pimpinan wilayah.
Dia mengungkapkan stok beras di Gudang Bulog saat ini mencapai 2,4 juta ton, serta diperkirakan bisa menembus 3 juta ton pada akhir April 2025.
âPeningkatan serapan itu mencapai 2.000 persen. Sekarang sudah 800 ribu ton, dari sebelumnya hanya 35 ribu ton,â katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Trump: Orang Kedua dalam Komando ISIS Tewas oleh Militer AS dan Nigeria
-
Road to Sequis SHEPRENEUR 2026: Sequis Empower Hours Perkuat Conscious Branding dan Ketahanan Finansial Perempuan Wirausaha
-
Pemprov Jatim Revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB dengan Anggaran Rp46,9 Miliar.
-
Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Bersama DLHKP dan Karang Taruna Gelar Gerakan Pilah Sampah dari Rumah.
-
Wamenkeu Klaim Ekonomi RI Saat Ini Masih Jauh dari Situasi Krisis seperti Tahun 1998
-
KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Siap Digulirkan, Cicilan Turun Jadi Rp773 Ribu!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.