Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dishub DKI ajak masyarakat waspadai juru parkir liar di tempat wisata

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Dishub DKI ajak masyarakat waspadai juru parkir liar di tempat wisata Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Sejumlah warga berfoto dengan latar belakang Monumen Nasional (Monas) di depan pintu masuk Monas, Jakarta.

Jakarta, 08/4 (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk mewaspadai juru parkir liar yang berkeliaran di tempat wisata yang ada di Jakarta, sehingga tidak menjadi korban parkir mahal dan melanggar aturan.

“Kami bersama Satpol PP sudah berupaya mengamankan, tapi saat petugas ada mereka menghilang dan jika petugas tidak ada mereka ada di sana,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat mengunjungi Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP-PKB) Cilincing, Jakarta Utara, Selasa.

Ia mengaku parkir liar ini memang bermunculan saat libur lebaran di beberapa lokasi, termasuk di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Peningkatan kunjungan masyarakat di destinasi tersebut membuat pengunjung memarkirkan kendaraannya sembarangan dan itu sudah terjadi sejak H+2 Idul Fitri.

Menurut Syafrin, petugas sudah melakukan penertiban dengan tim gabungan baik TNI, Polri dan Satpol PP dengan melakukan penderekan terhadap mobil yang parkir sembarangan di kawasan Monas. Namun, karena banyak masyarakat yang melanggar, petugas melakukan pencabutan pentil ban yang membuat roda kendaraan tersebut kempes.

“Kami berharap dengan ini ada efek jera agar tidak ada pengunjung yang parkir sembarangan di kawasan tersebut,” kata dia.

Dia menegaskan tidak ada zona parkir di badan jalan yang ada di kawasan Monas, baik Jalan Medan Merdeka Barat, Timur, maupun Selatan.

"Tidak ada zona parkir di sana dan jika warga ingin memarkir kendaraan sebaiknya di zona yang telah ditetapkan serta bisa di gedung yang ada di kawasan tersebut. Jika ada juru parkir di kawasan itu maka dapat dipastikan mereka juru parkir liar,” paparnya.

Syafrin mengakui sebelum Idul Fitri pihaknya telah melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sejumlah tujuan wisata yang ada di Jakarta.

“Total ada tujuh lokasi yang dilakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas itu mulai dari kawasan Ragunan, Ancol, Monas, TMII, Kota Tua, serta PIK sebagai kawasan wisata baru,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.