Tiongkok akan Beri Bantuan $13,8 Juta untuk Myanmar
📅 Sabtu, 29 Mar 2025, 16:25 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
BEIJING - Tiongkok akan memberikan bantuan senilai 100 juta yuan (13,77 juta dollar AS) kepada Myanmar setelah gempa bumi yang menewaskan lebih dari 1.000 orang, kata Kedutaan Besar Tiongkok, Sabtu (29/3).
Bantuan berupa tenda, selimut, peralatan medis darurat, makanan dan air serta barang-barang penting lainnya, dengan gelombang pertama tiba Senin depan (31/3), menurut halaman Facebook Kedubes Tiongkok di Myanmar.
Presiden Tiongkok Xi Jinping juga telah mengirimkan pesan belasungkawa kepada kepala junta Myanmar, kata media pemerintah.
Xi menyatakan kesedihan yang mendalam atas kehancuran di negara itu dan mengatakan Tiongkok bersedia memberikan Myanmar bantuan yang dibutuhkan untuk mendukung orang-orang di daerah yang terkena dampak" dalam pesannya kepada Min Aung Hlaing, menurut lembaga penyiaran pemerintah CCTV.
Gempa berkekuatan 7,7 melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah pada Jumat (28/3) sore dan beberapa menit kemudian diikuti gempa susulan berkekuatan 6,7.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gempa menghancurkan bangunan-bangunan, merobohkan jembatan dan memutus jalan di sebagian besar wilayah Myanmar, dengan kerusakan parah dilaporkan di kota terbesar kedua, Mandalay.
Gempa juga melanda sebagian provinsi Yunnan di barat daya Tiongkok dan Thailand. Pihak berwenang mengatakan hingga 100 pekerja terjebak setelah sebuah gedung 30 lantai yang sedang dibangun runtuh di ibu kota Thailand, Bangkok.
Tiongkok mengirim tim penyelamat beranggotakan 82 orang ke Myanmar pada hari Sabtu, kata kementerian manajemen darurat negara itu, setelah Min Aung Hlaing mengeluarkan permohonan bantuan internasional yang sangat langka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim terpisah dari Yunnan, Tiongkok tiba di pusat komersial Myanmar, Yangon pada hari Sabtu, CCTV melaporkan.
Empat tahun perang saudara di Myanmar yang dipicu oleh kudeta militer telah menghancurkan sistem perawatan kesehatan dan tanggap darurat negara tersebut.
Pemerintahan militer sebelumnya telah menolak bantuan asing bahkan setelah terjadinya bencana alam besar.
Kementerian luar negeri Tiongkok mengatakan dalam pernyataan terpisah pada Sabtu pagi bahwa tidak ada laporan korban di antara warga negara Tiongkok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!