Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Timnas Indonesia berjalan berjenjang

📅 Jumat, 28 Mar 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Program Timnas Indonesia berjalan berjenjang Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kedua dari kanan) memberikan pernyataan kepada pewarta setelah laga tim nasional Indonesia versus Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3).

Jakarta -- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan komitmen federasi untuk menjaga kesinambungan program pembinaan pemain Timnas Indonesia dari level kelompok umur hingga senior.

Hal itu disampaikan Erick seusai bertemu dengan Kepala Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg dan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Kombes Pol Sumardji, membahas agenda pembinaan jangka panjang yang akan diterapkan ke seluruh level timnas.

"Kami sepakat untuk kontinuitas program harus berjalan di Timnas Indonesia mulai dari level U-17, lalu U-20, U-23, dan senior, tidak terpisah sehingga jenjang talenta pemain bisa dilakukan," tulis Erick Thohir dalam unggahannya di akun media sosial Instagram, yang dikutip di Jakarta, Jumat.

PSSI bersama BTN juga menegaskan akan terus melakukan pencarian pemain-pemain berbakat, termasuk dari kelompok usia muda, demi mempersiapkan masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.

"Kami akan mencari talenta-talenta pemain terbaik asal Indonesia mulai dari usia muda untuk masa depan Timnas Indonesia," ujarnya menambahkan.

Pertemuan Ketua Umum PSSI yang juga Menteri BUMN tersebut dengan Kepala Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg juga menandakan sinyal pembentukan kembali skuad Timnas Indonesia U-23.

Sebelumnya, timnas U-23 Indonesia mencatat sejarah dengan menembus babak semifinal Piala Asia U-23 2024 dan tampil di laga playoff Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea U-23.

Walaupun gagal meraih tiket Olimpiade setelah kalah tipis 0-1 lewat gol penalti Moriba, perjuangan Marselino Ferdinan dan kawan-kawan diapresiasi tinggi oleh masyarakat.

Perjalanan panjang skuad Garuda Muda selama Piala Asia U-23 dan babak playoff juga menjadi pijakan penting bagi PSSI untuk menyusun program yang berkesinambungan. Erick menyebut keberhasilan tim U-23 menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia memiliki kualitas dan potensi untuk terus berkembang.

Komitmen ini juga sejalan dengan rencana jangka panjang federasi, yang telah menyiapkan cetak biru pembinaan timnas hingga 2045, dengan menekankan pematangan pemain muda, peran pemain naturalisasi, serta program pemusatan latihan berjangka panjang.

Dengan adanya konsistensi program dari level junior hingga senior, PSSI berharap regenerasi pemain timnas dapat berjalan dengan lebih baik dan mencetak prestasi pada ajang internasional mendatang, termasuk target jangka panjang menuju Olimpiade dan Piala Dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

29 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.