Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengurangan Emisi Karbon Nestle Diklaim Lebih Cepat Satu Tahun dari Target Awal

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 00:10 WIB | Oleh:

Neste berkontribusi dalam mendukung pemerintah Indonesia membangun infrastruktur pengolahan sampah. Pendirian TPS3R Baraya Runtah di Karawang merupakan salah satu bentuk dukungan Nestle dalam upaya pengurangan sampah rumah tangga dikirim ke TPA.

Fasilitas ini mengelola sekitar  4,8 ton sampah per hari dari sekitar 4.000 rumah tangga. Melalui inovasi, keberlanjutan, dan praktik bisnis yang bertanggung jawab, Nestle terus berupaya menciptakan dampak berkelanjutan yang melibatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat luas, termasuk para petani yang merupakan mitra usaha.

“Ke depannya, Nestle akan terus berkomitmen untuk menghadirkan perubahan positif, membangun sistem pangan yang lebih baik, dan menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi semua,” janji Sufintri.

Pada Februari 2025, Nestle merilis CSV Report terbaru yang merangkum pencapaian inisiatif keberlanjutannya sepanjang 2024. Laporan ini menyoroti berbagai upaya perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan, termasuk pengurangan emisi karbon.

Secara global, Nestle telah berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 20,38 persen dibandingkan 2018, dengan target selanjutnya mencapai 50 persen pada 2030 dan net zero pada 2050. Untuk mencapai target tersebut, Nestle mengadopsi energi terbarukan dalam operasionalnya. Saat ini, 95,3 persen listrik yang digunakan di fasilitas manufakturnya secara global telah bersumber dari energi terbarukan.

 Selain itu, Nestle juga berinovasi dalam pengemasan dan manajemen limbah, dengan fokus utama pada pengurangan penggunaan plastik virgin serta peningkatan proporsi kemasan yang dapat didaur ulang atau digunakan kembali.

Bermitra dengan Petani dan Peternak

Komitmen keberlanjutan Nestle juga mencakup dukungan terhadap sektor pertanian dan peternakan rakyat, termasuk di Indonesia. Perusahaan terus mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan guna menciptakan sistem produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Di Indonesia, Nestle telah bermitra dengan para peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka melalui pertanian regeneratif. Sejak 1975, kami telah melakukan pendampingan dan edukasi teknis, bantuan sarana produksi, hingga akses ke pasar maupun keuangan kepada para mitra peternak.

“Melalui upaya-upaya ini, Nestle mampu menggunakan 100 persen susu segar hasil dari peternakan rakyat sebagai bahan baku produksi susu murni Bear Brand,” jelas Business Executive Officer Adult Dair. ”Selain itu, kami juga membantu mitra peternak sapi perah rakyat membangun lebih dari 8.800 kubah biogas dan 2.400 unit slurry application sebagai sumber pupuk,” imbuhnya.

Head of Sustainable Agri PT Nestle Indonesia Syahrudi, menuturkan, Nestle turut mencatat keberhasilan dalam mengimplementasikan program pertanian regeneratif di lebih dari 2.000 petani kopi rakyat di Lampung melalui inisiatif RegenTa yang merupakan bagian dari Nescafe Plan 2030.

“Program tersebut diklaim membantu petani meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan menciptakan sumber pendapatan tambahan melalui diversifikasi tanaman (agroforestry) dan peternakan yang sesuai dengan kondisi local,” ungkapnya.

Lebih lanjut, melalui Farmer Business School, petani kopi tidak hanya meningkatkan praktik pertanian mereka, tetapi juga mengembangkan keterampilan kewirausahaan yang membantu mereka mengelola bisnis pertanian mereka dengan lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.