Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inilah Cara Jitu Hindari Phishing Saat Belanja Lewat Platform Daring

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inilah Cara Jitu Hindari Phishing Saat Belanja Lewat Platform Daring Doc: PIXABAY/Rusvpn

JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky menyampaikan langkah-langkah yang dapat dijalankan untuk menghindari modus penipuan yang disebut phishing saat menggunakan platform perdagangan daring untuk belanja barang-barang keperluan Lebaran.

Dalam keterangan persnya pada Rabu, Kaspersky menyoroti peningkatan penggunaan platform belanja daring social commerce (s-commerce) dan risiko keamanannya.

"Era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam metode berbelanja. Kini, masyarakat tidak hanya berbelanja di toko fisik atau pasar tradisional, tetapi juga melalui media sosial," kata Manajer Umum Kaspersky Asia Tenggara Yeo Siang Tiong.

Data Statista memproyeksikan pendapatan dari social commerce akan mencapai 22 persen dari seluruh transaksi e-commerce pada tahun 2028.

Berdasarkan hasil survei, 60 persen masyarakat Indonesia merasa puas dan akan terus menggunakan s-commerce, sementara 40 persen lainnya masih menunggu pembaruan fitur menarik dari s-commerce.

Platform s-commerce yang banyak mereka gunakan untuk berbelanja antara lain TikTok, Instagram, dan Facebook.

Namun, belanja menggunakan platform s-commerce ada risiko keamanannya.

Data terbaru Kaspersky menunjukkan bahwa pengguna TikTok juga menjadi sasaran penipuan. Penipu membuat halaman TikTok Shop palsu untuk mencuri kredensial penjual, yang berpotensi menimbulkan kerugian reputasi dan finansial.

Selama tahun 2024, teknologi anti-phishing Kaspersky mendeteksi lebih dari delapan juta upaya phishing yang menargetkan pengguna Indonesia.

"Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat Indonesia untuk waspada terutama terhadap pengumuman penjualan yang disampaikan melalui email, pesan teks, postingan media sosial, atau bahkan panggilan telepon," kata Yeo.

Phishing adalah jenis serangan siber yang menggunakan surel, pesan teks, panggilan telepon, atau situs web palsu untuk mengelabui orang agar membagikan data sensitif, mengunduh malware, atau mengekspos diri mereka terhadap kejahatan siber.

Dalam kejahatan phishing yang umum, seorang peretas berpura-pura menjadi orang yang dipercaya korban seperti kolega, bos, figur otoritas, atau perwakilan merek terkenal lantas mengirimkan pesan yang mengarahkan korban untuk membayar tagihan, membuka lampiran, mengeklik tautan, atau melakukan tindakan lain.

Kaspersky membagikan langkah-langkah yang dapat dijalankan untuk menghindari phishing sebagai berikut.

Pertama, jangan sekali-kali mengklik tautan mencurigakan yang dikirimkan melalui media sosial, teks, SMS, aplikasi pesan, atau platform lainnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.