Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Membangun Sekolah Rakyat untuk Memutus Rantai Kemiskinan

📅 Senin, 24 Mar 2025, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Membangun Sekolah Rakyat untuk Memutus Rantai Kemiskinan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

MAMUJU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) berkomitmen memutus rantai kemiskinan melalui pembangunan sekolah rakyat di seluruh kabupaten di daerah itu.

"Kami bersama enam bupati di Sulbar berkomitmen memutus rantai kemiskinan melalui pembangunan sekolah rakyat di setiap kabupaten," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada rapat bersama dengan enam bupati di Sulbar membahas pembangunan sekolah rakyat, di Mamuju, Senin (24/3).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras, Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Bupati Mamasa Welem Sambolangi, dan Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud.

Setiap bupati, kata Gubernur Suhardi, telah menyiapkan lahan seluas lima hektare sebagai lokasi pembangunan sekolah dengan jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP).

"Prinsipnya, setiap bupati sudah menyiapkan lahan lima hektare untuk membangun sekolah rakyat. Prioritas di tingkat kabupaten adalah jenjang pendidikan SMP," ujarnya.

Sementara untuk tingkat provinsi, kata dia, adalah jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA).

"Pemprov Sulbar juga telah menyediakan sekitar lima hektare lahan untuk pembangunan sekolah rakyat setingkat SMA," kata Suhardi Duka.

Gubernur mengatakan, dalam waktu dekat, usulan proyek pembangunan sekolah rakyat tersebut akan segera dikirim ke Kementerian Sosial di Jakarta, agar mendapat dukungan penuh.

"Inilah upaya kita untuk memutus rantai kemiskinan. Sekolah rakyat ini khusus bagi anak-anak telantar dan kurang mampu. Mereka akan dibina secara boarding, dibiayai sepenuhnya dan mendapatkan pendidikan berkualitas," ujarnya.

Suhardi Duka juga memastikan bahwa sekolah rakyat tersebut akan memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa.

"Pada akhirnya siswa akan menjadi orang-orang terdidik dan punya kemampuan dan bisa memutus angka kemiskinan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.