Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembicaraan AS-Russia tentang Ukraina akan Dimulai di Arab Saudi

📅 Senin, 24 Mar 2025, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembicaraan AS-Russia tentang Ukraina akan Dimulai di Arab Saudi Doc: Instagram/Kyivindependent_official
Ket. Pejabat AS dan Russia memulai pembicaraan pada 18 Februari di Arab Saudi.

RIYADH - Pejabat AS dan Russia bertemu di Arab Saudi pada hari Senin (24/3) untuk membicarakan gencatan senjata sebagian dalam perang Ukraina, sehari setelah delegasi dari Washington dan Kyiv melakukan diskusi.

Presiden AS Donald Trump mendorong agar perang yang telah berlangsung selama tiga tahun segera diakhiri dan berharap pembicaraan di Riyadh dapat membuka jalan bagi terobosan.

Kedua belah pihak telah mengusulkan rencana yang berbeda untuk gencatan senjata sementara, tetapi serangan lintas perbatasan terus berlanjut tanpa henti.

Pembicaraan yang awalnya direncanakan berlangsung secara serentak guna memungkinkan terjadinya diplomasi bolak-balik, kini pembicaraan berlangsung satu demi satu.

Pertemuan antara tim Ukraina, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Rustem Umerov, dan tim Amerika berakhir pada Minggu malam.

"Diskusi produktif dan terfokus -- kami membahas sejumlah poin penting termasuk energi," kata Umerov di media sosial. Ukraina tengah berupaya mewujudkan tujuannya, yakni "perdamaian yang adil dan abadi".

Utusan Trump Steve Witkoff menyuarakan optimisme bahwa kesepakatan apa pun yang dicapai akan membuka jalan bagi gencatan senjata "penuh".

"Saya pikir Anda akan melihat kemajuan nyata di Arab Saudi pada hari Senin, terutama karena hal itu memengaruhi gencatan senjata di Laut Hitam terhadap kapal-kapal di antara kedua negara. Dan dari situ Anda secara alami akan tertarik pada gencatan senjata penuh," katanya kepada Fox News.

Namun Kremlin pada hari Minggu mengecilkan harapan akan penyelesaian yang cepat.

"Kita baru berada di awal perjalanan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada televisi pemerintah Russia.

Ia mengatakan ada banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai bagaimana gencatan senjata potensial dapat dilaksanakan.

Presiden Russia Vladimir Putin telah menolak seruan bersama AS-Ukraina untuk jeda penuh dan segera selama 30 hari, dan mengusulkan penghentian serangan hanya terhadap fasilitas energi.

"Ada negosiasi sulit yang akan terjadi," kata Peskov dalam wawancara yang dipublikasikan di media sosial.

Peskov mengatakan fokus "utama" dalam pembicaraannya dengan Amerika Serikat adalah kemungkinan dimulainya kembali kesepakatan gandum Laut Hitam 2022 yang menjamin navigasi yang aman untuk ekspor pertanian Ukraina melalui Laut Hitam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.