Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Daop 8 Surabaya Sidak Tes Narkoba

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 22:45 WIB | Oleh:
KAI Daop 8 Surabaya Sidak Tes Narkoba Doc: Istimewa
Ket. Sebanyak100 pekerja menjalani tes narkoba ini terdiri dari Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi Kereta Api, Polsuska, Prama / Prami, Petugas Kebersihan, Petugas Perlintasan, dan para pekerja lainnya di Stasiun .

SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya pada Minggu (23/3) melakukan inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba kepada para petugas yang terlibat dalam operasional perjalanan KA maupun pekerja yang bertugas di stasiun.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan bahwa KAI Daop 8 Surabaya melakukan tes secara acak kepada beberapa pekerja di Stasiun Surabaya Gubeng.

Pemeriksaan tes narkoba dilaksanakan secara rahasia dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pengecekan diikuti 100 pekerja yang menjalani tes narkoba ini terdiri dari Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi Kereta Api, Polsuska, Prama / Prami, Petugas Kebersihan, Petugas Perlintasan, dan para pekerja lainnya di Stasiun .

"Dengan adanya kegiatan pemeriksaan tes narkoba ini, KAI Daop 8 Surabaya memastikan bahwa petugas yang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan tidak memiliki pengaruh terhadap penyalahgunaan narkotika, karena mereka sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani pelanggan secara langsung," kata Luqman Arif.

Dalam tes narkoba ini, terdapat 6 parameter yang digunakan pada alat tes urine untuk mengetahui kandungan Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC) Methamphetamine (MET) dan Benzoidazepine (BZD).

Dari hasil pemeriksaan ini, secara keseluruhan peserta memiliki hasil negatif pada alat tes urine tersebut. Ini menjadi bukti bahwa para pekerja KAI Daop 8 Surabaya bebas dari penyalahgunaan narkotika. 

Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, setiap petugas yang bertugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Tes narkoba ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan bahwa tidak ada petugas yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan KA," tutup Luqman Arif.

Arus mudik

Sebaiknya Anda baca juga:

Sebanyak 32.803 pelanggan hari Minggu (23/3) menggunakan moda Kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya, dari jumlah tersebut, sebanyak 16.416 pelanggan yang naik dan 16.387 pelanggan yang turun di Stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Data diambil jam 09.00 dan masih akan terus bertambah.

3 Stasiun keberangkatan terbanyak di Daop 8 pada hari ini,  yaitu :

1. Stasiun Surabaya Gubeng :
   Naik    : 4.527
   Turun  : 4.224

2. Stasiun Surabaya Pasarturi
     Naik   : 4.474
    Turun  : 4.545

3. Stasiun Malang
     Naik   : 3.930
    Turun  : 2.53

Jumlah penumpang yang berangkat dari Daop 8 mulai hari jumat hingga hari ini sebanyak 57.750, sedang penumpang yang turun pada periode yang sama sebanyak 51.213 penumpang yang turun di seluruh Stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.