Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UPBU Manokwari Memastikan Penerbangan di Bandara Manokwari Meningkat Mulai 24 Maret

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 13:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
UPBU Manokwari Memastikan Penerbangan di Bandara Manokwari Meningkat Mulai 24 Maret Doc: ANTARA
Ket. Kepala UPBU Rendani Manokwari Herman Sujito.  

MANOKWARI– Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani, Manokwari, memastikan frekuensi penerbangan di bandara itu semakin meningkat mulai 24 Maret hingga 8 April 2025.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Herman Sujito di Manokwari, Sabtu (22/3), mengatakan sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan untuk mengangkut para penumpang yang hendak mudik Lebaran ke berbagai kota tujuan.

Mulai 24 Maret, penerbangan rute Manokwari-Jayapura dan rute Manokwari-Nabire akan dilayani setiap hari, dari sebelumnya hanya tiga kali sepekan.

Penerbangan rute Manokwari-Jayapura dilayani oleh maskapai Super Air Jet, sedangkan penerbangan rute Manokwari-Nabire dilayani maskapai Wings Air.

Selain dua maskapai itu, penerbangan di Bandara Rendani Manokwari juga dilayani oleh maskapai Batik Air dengan rute tujuan Sorong dan Jakarta. Sementara maskapai Susi Air melayani rute perintis ke sejumlah daerah di pedalaman Papua Barat dan Papua Barat Daya.

"Dengan adanya penambahan frekuensi penerbangan tersebut, saat ini empat maskapai yang beroperasi di Bandara Manokwari mampu menampung 914 penumpang setiap hari," kata Herman.

Maskapai Wings Air juga melayani rute penerbangan dari Manokwari menuju Fakfak dan Kaimana. Sedangkan maskapai Super Air Jet juga melayani penerbangan tujuan Sorong, Makassar dan Jakarta.

"Empat maskapai itu tidak beroperasi pada 31 Maret 2025 bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1446 hijriah," jelas Herman.

Sehubungan dengan itu, pihak UPBU Rendani mengimbau masyarakat agar merencanakan jauh-jauh hari apabila melakukan perjalanan agar bisa mendapatkan tiket penerbangan.

"Kami juga minta seluruh maskapai dapat mengatur jadwal penerbangan sehingga tidak terjadi keterlambatan penerbangan yang parah saat musim puncak mudik. Jika ada keterlambatan penerbangan atau perubahan jadwal penerbangan, maskapai harus memberikan informasi sedini mungkin kepada penumpang," ujar Herman. 

Puncak arus mudik di Bandara Rendani Manokwari diperkirakan terjadi tanggal 28 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 7 April 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.